Dinas Perpustakaan Terima Koleksi Karya Cetak dari Yayasan Sumbawa Bangkit

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Julmansyah (dua dari kanan) menerima koleksi karya cetak  dari perwakilan Yayasan Sumbawa Bangkit Nurdin Ranggabarani di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Kamis, 8 Juli 2021. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB mendorong partisipasi dan kesadaran para pihak dalam serah terima karya cetak karya rekam, mulai mendapatkan hasil. Sebelumnya ribuan dokumen dari KPU NTB juga telah diserahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB. Demikian juga beberapa karya cetak berupa buku dari kalangan muda Nahdatul Ulama (NU) NTB.

Kamis, 8 Juli 2021, Nurdin Ranggabarani, S.H., M.H., dari Yayasan Sumbawa Bangkit, menyerahkan beberapa karyanya tentang Laksamana Madya H. L. Manambai Abdulkadir serta beberapa karya lainnya pada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Julmansyah, S. Hut., MAP.

Iklan

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Julmansyah dalam kata penerimaannya memberikan apresiasi pada para pihak yang secara sukarela menyerahkan karya cetak karya rekam. Hal ini selaras dengan amanat UU Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Terima Karya Cetak Karya Rekam. Di mana setiap pihak yang menghasilkan karya cetak karya rekam harus menyerahkan ke Perpustakaan Nasional dan ke Dinas Perpustakaan Provinsi. Apalagi, perpustakaan provinsi memiliki fungsi deposit yang bertugas mengumpulkan karya cetak untuk mengumpulkan koleksi lokal dalam rangka melestarikan budaya bangsa guna menunjang pembangunan melalui riset, pendidikan dan pengembangam ilmu pengetahuan.

Dalam hal ini, ujarnya, semua pihak mesti belajar dari proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional TGH. M. Zainuddin Abdul Madjid yang kesulitan mendapatkan referensi. Untuk itu pihaknya terus berupaya mengumpulkan karya lokal dan akan menjadikan Perpustakaan NTB sebagai perpustakaan riset.

Pada kesempatan yang sama Nurdin Ranggabarani dalam kata penyerahannya menyampaikan terima kasih atas inisiatif Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB yang terus berupaya mengumpulkan berbagai koleksi lokal. Mantan anggota DPRD NTB ini, menuturkan pengalamannya mengunjungi perpustakaan Asis di Leiden Library di Belanda dan berbagai museum di Eropa. Di mana fungsi perpustakaan sangat strategis bagi masyarakat Eropa. Pihaknya berharap perpustakaan daerah NTB dapat menjadi rujukan sebagai perpustakaan riset tentang NTB.

Julmansyah mengatakan kini layanan deposit pada Perpustakaan Daerah NTB ini memiliki sekitar sepuluh ribu koleksi lokal. Ini potensi untuk dikembangkan sebagai perpustakaan riset. (ham)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional