Dinas Kominfo Pastikan Instansi di Mataram Aman dari Serangan Virus “WannaCry”

Mataram (Suara NTB) – Sepekan terakhir, Indonesia dan bahkan dunia dihebohkan dengan penyebaran virus siber Ransomware bernama WannaCry. Virus ini menyerang jaringan komputer dan memiliki kemampuan untuk mengunci komputer atau mengenkripsi data untuk mengelabui penggunanya. Kemudian pengguna harus mengeluarkan uang tebusan agar data yang tersandera tersebut dilepaskan.

Khusus di Kota Mataram, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Mataram memastikan daerah ini aman dari serangan Ransomware.

Iklan

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram, H. Lalu Junaidi, Rabu, 17 Mei 2017. Ia mengatakan sejak serangan virus ini marak diberitakan, pihaknya langsung menyebarkan imbauan kepada seluruh instansi lingkup Pemkot Mataram agar tidak menghidupkan jaringan internet. Saat itu pihanya juga langsung menerima arahan dari Kementerian Kominfo bagaimana mencegah penyebaran virus ini.

“Kita sebarkan bahwa ada virus itu dan kita sudah minta agar intrenet itu tidak dibuka pada hari itu. Kira-kira ada tiga jam setelah itu dari Windows sudah mengirim informasi bahwa dia sudah bisa mengatasi virus itu. Jadi pada saat itu kita sudah memberikan warning dari jaringan media sosial maupun lewat grup WA dan sebagainya,” jelasnya.

Pihaknya meminta agar semua kantor SKPD mematikan jaringan internet untuk sementara. “Termasuk wifi kita matikan,” ujarnya. Selain meminta mematikan sementara komputer dan jaringan internet, ia juga menjelaskan bagaimana tahapan-tahapan membuka komputer saat itu. “Alhamdulillah belum ada yang sampai hancur datanya. Sampai saat ini saya belum dapatkan laporannya,” ujarnya.

Sampai saat ini, Junaidi mengatakan pihaknya juga belum mendapat laporan dari instansi yang terkena serangan virus ini. “Aman. Kita belum ada keluhan, belum ada laporan,” ujarnya. Sasaran virus ini juga menyerang jaringan komputer rumah sakit di beberapa negara. Untuk RSUD Kota Mataram, Junaidi juga memastikan aman.

Junaidi mengatakan virus ini hanya menyerang jaringan komputer pribadi (PC) dan menurutnya ponsel pintar bebas dari serangan virus ini. “Kalau smart phone enggak kena. Yang kena komputer, CPU,” ujarnya. Saat ini warga tak perlu khawatir lagi akan serangan Ransoware karena telah bisa diatasi. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here