Dinas Kominfo Jamin Program SPBE dan Wilayah Dompu Terkoneksi Internet

Dompu (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu berkomitmen mewujudkan sistem e-government dengan menerapkan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik (SPBE) seperti yang sudah ditandatangani MoU-nya antara Bupati dengan Walikota Bandung.

Untuk mendukung itu, Dinas Komunikasi dan Informatika berharap semua SKPD di Dompu telah memiliki website, sehingga bisa dikoneksikan dengan website pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu.

Iklan

Tidak hanya pelaksanaan pemerintahan dengan berbasis elektronik yang ditargetkan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu, tapi menyambungkan jaringan telekomunikasi serta jaringan internet ke semua wilayah Dompu juga ditargetkan tahun 2018.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu, Ir. H. Fakhruddin M. Hasan kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Jumat (4/5) kemarin mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan perangkat yang dibutuhkan di tahun 2018 ini.

Sehingga website yang ada bisa dikelola secara maksimal dan terkoneksi antara website dinas yang satu dengan yang lainnya. Targetnya, akhir 2018 semuanya sudah terkoneksi dan berjalan pada 2019 mendatang.

“Sistem pemerintahan yang berbasis elektronik. Medianya, internet dan website. Kalau sekarang, sudah ada (beberapa dinas memiliki website). Kedepan kita harapkan merata (semua dinas khususnya terkait layanan publik), sehingga pelayanan berbasis elektronik semua,” jelasnya.

Diakui H Fakhruddin, pihaknya memiliki SDM untuk mendukung penerapan SPBE, tapi belum memadai. Karenanya, pada 2018 ini akan dilakukan bimbingan teknis (Bintek) ke Kota Bandung terkait aplikasi hibah bansos, dan aplikasi perijinan daring yang sudah ditandatangani MoU-nya. Termasuk, rencana pelatihan jurnalistik bagi pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mendukung pengisian materi website pemerintah.

“Semua yang akan menangani website itu, Kominfo termasuk SDM –nya. Setelah (semua websit) itu jalan, masing – masing instansi bisa menyiapkan SDM. Bagaimana pun, perawatan dan maintenance itu harus ada,” katanya.

Pemerintah pusat melalui Kementrian PAN dan RB RI juga sedang melakukan evaluasi terkait rencana sistem pemerintahan yang berbasis elektronik di Dompu. Evaluasi ini untuk penentuan level daerah dalam penerapan sistem berbasis elektronik.

“Kalau ini optimal, maka PPID Kabupaten Dompu juga akan semakin aktif,” terangnya.

Fakhruddin yang didampingi stafnya ini juga mengungkapkan, target pemerintah pusat di tahun 2018 ini menyambungkan jaringan telekomunikasi dan internet ke semua wilayah Indonesia. Untuk mendukung itu, program palapa ring ditempatkan di beberapa Provinsi termasuk NTB dengan kapasitas cukup besar.

Di Kabupaten Dompu sendiri, daerah yang belum maksimal jaringan telekomunikasi dan internetnya ada 7 titik. Diantaranya daerah savana Doro Ncanga, daerah Nangakara, dan daerah Pancasila Tambora untuk Kecamatan Pekat, serta dusun Rastalo Kecamatan Kilo dan daerah Palikarawe Huu.

“Melalui program Palapa Ring ini kita berharap, daerah yang masih sulit jaringan telekomunikasinya bisa disambungkan,” terangnya. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here