Dinas Ketahanan Pangan Dompu Segera Distribusikan Bantuan Kelompok KRPL

Dompu (Suara NTB) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu segera mendistribusikan bantuan untuk kelompok kawasan rumah pangan lestari (KRPL) untuk mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan. Program KRPL ini akan memaksimalkan fungsi pekarangan sebagai sumber pangan rumah tangga dan bisa memberi nilai tambah bagi setiap anggota kelompok.

Kepala Bidang Konsumsi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Muhammad Fagih, S.Pt kepada Suara NTB di ruang kerjanya, mengungkapkan ada 5 kelompok di 5 Desa se Kabupaten Dompu yang didorong dalam program KRPL tahun 2017 ini. Diantaranya Desa Oo, Sorisakolo, Kareke, Dorebara, dan Wawonduru. Masing – masing kelompok dituntut mengembangkan pangan lestari di lahan pekarangan. Bisa berupa sayur mayur, ternak unggas dan lainnya.

Iklan

Komoditas ini diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga, sehingga para ibu – ibu tidak mengeluarkan uang untuk kebutuhan rumah tangganya. Sisanya bisa dijual dan memberi tambahan uang jajan bagi anak – anak.

Untuk tahap awal, kelompok ini selain mendapat pendampingan oleh petugas pendamping yang ditunjuk, juga telah diberi bantuan bibit cabe dari Provinsi. Kendati tidak banyak, masing – masing anggota mendapat bantuan 20 pohon bibit cabe dan setiap kelompok terdapat 25 orang anggota.

“Dari dana Dekon, mereka juga mendapat bantuan Rp 15 juta per kelompok. Uangnya sudah ada di rekening masing – masing kelompok,” ungkap Fagih.

Bantuan uang ini, kata Fagih, sesuai petunjuk akan digunakan untuk pengembangan pekarangan anggota kelompok Rp 7 juta, Rp 2 juta untuk demplot kelompok, dan Rp 6 juta untuk kebun bibit. “Untuk mencairkan anggaran ini, masing – masing kelompok harus mengajukan rencana penggunaan uangnya, baru kita keluarkan rekomendasinya untuk dibawa ke bank,” terangnya.

Ir. M. Makmun, MSI selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu mengaku, akan mengumpulkan pengurus kelompok penerima bantuan untuk diberikan penjelasan dan petunjuk penggunaan anggaran. Kendati anggarannya bersumber dari dana Dekon yang masuk langsung ke rekening kelompok, tapi pertanggungjawabannya tetap berada di Dinas Ketahanan Pangan selaku pembina di daerah. “Kita akan kumpulkan mereka untuk diberi arahan,” katanya.

Kepala bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu ini juga mengatakan, program ini diharapkan dapat memicu penganekaragaman pangan di Dompu dan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekaran sebagau sumber pangan rumah tangga. Lahan pekarangan ini memiliki potensi yang cukup besar di Dompu dan sejauh ini belum diberdayakan.

“Kalau ini bisa dioptimalkan, maka kerawanan pangan juga dapat diantisipasi dan kebutuhan gizi masyarakat juga dapat dijaga,” katanya. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here