Dinas Dikbud NTB Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd, (kiri) saat menanggapi presentasi kepala sekolah di Evaluasi Kinerja Kepala SMA, SMK, dan SLB Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara, Senin, 19 Oktober 2020 di Mataram. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB melaksanakan Evaluasi Kinerja (Evakin) Kepala Sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di NTB mulai Senin, 19 Oktober 2020 sampai dengan Selasa, 27 Oktober 2020. Evakin dilaksanakan secara bergiliran di kabupaten/kota di NTB. Evakin ini bertujuan untuk menilai prestasi kerja tahunan kepala sekolah.

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., ditemui di sela-sela pelaksanaan Evakin, Senin, 19 Oktober 2020 menjelaskan, Evakin sesuai amanah Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Iklan

Dalam Evakin ini, kepala sekolah dievaluasi dalam hal kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan, dan kompetensi pengembangan diri berkelanjutan. ‘’Ini merupakan penilaian tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Dikbud NTB sejak tahun 2018,’’ jelasnya.

Aidy menjelaskan, Evakin dilakukan dengan dua strategi yaitu presentasi dan tanya jawab di hari pertama yang langsung dinilai oleh Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, dan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) masing-masing daerah. Hari berikutnya dilakukan penilaian observasi menggunakan instrumen yang dikembangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 6 tahun 2018.

Di tahun-tahun sebelumnya, Evakin dilakukan pengawas dengan sistem silang antarpengawas kabupaten/kota sebanyak dua kali. Untuk di tahun ini, hanya satu kali dan langsung oleh pengawas dengan sistem silang. Maka nilai pembanding akan didapatkan dari hasil presentasi dan tanya jawab.

Di samping itu, Aidy menjelaskan, instrumen tentang empat kompetensi tadi dilengkapi juga dengan instrumen penilaian sesuai dengan strategi yang dikembangkan Dinas Dikbud NTB yaitu the power of 4P yaitu profil, penampilan, pelayanan, dan prestasi di sekolah.

Pihaknya membuat aplikasi berbasis teknologi informasi atau IT untuk pengisian instrumen. Nantinya itu akan menggambarkan level capaian kerja dari kepala sekolah. ‘’Sedangkan tahun-tahun sebelumnya hal ini tidak ada,’’ katanya.

Ia mempolakan strategi ini tidak hanya untuk kepala sekolah definitif, tapi juga untuk pelaksana tugas (Plt.) kepala sekolah dan calon kepala sekolah untuk melihat visinya dalam membangun sekolah.

Pelaksanaan Evakin di Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2020 di SMKN 3 Mataram untuk presentasi dan wawancara. Sedangkan untuk observasi atau penilaian menggunakan instrumen IT pada Selasa (20/10) di sekolah masing-masing. Untuk di kabupaten/kota lain akan dilaksanakan secara bergiliran sampai dengan Selasa, 27 Oktober 2020.

Muara dari Evakin atau penilaian prestasi kerja kepala sekolah adalah kepala sekolah memiliki rapor prestasi kerja tahunan. Kepala sekolah juga dapat meneruskan tugas menjadi kepala sekolah jika hasil Evakin mendapatkan minimal predikat Baik.

“Juga menjadi pertimbangan untuk mutasi atau rotasi bagi yang memperoleh predikat Baik,” jelas Aidy.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Mataram, Drs. Jauhari Khalid yang ditemui saat menunggu giliran presentasi saat Evakin mengatakan, dengan sistem yang berubah, Evakin tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Karena kalau yang sebelumnya itu inovasi kepala sekolah kurang digali. Sekarang rupanya itu yang jadi pusat perhatian Dinas Dikbud NTB. Sejauh mana kepala sekolah membuat inovasi agar sekolahnya menjadi lebih baik,’’ katanya.

Jauhari mengatkaan, ia mempersiapkan berbagai hal. Seperti apa saja program untuk menindaklanjuti program Dinas Dikbud NTB seperti power of 4P bisa diterapkan di sekolah. Juga terkait sekolah melaksanakan visi dan misi NTB.

Kepala SMAN 1 Bayan, Hardi, S.Pd., M.Pd., mengatakan, ia mempersiapkan presentasi mengenai program-program yang telah dilaksanakan oleh SMAN 1 Bayan. (ron)