Dinas Dikbud Lobar Pasrah, Banyak Formasi PPPK Terancam Tak Terisi

H. Nasrun (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat (Lobar) tak bisa berbuat banyak dengan kondisi banyaknya peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tak memenuhi passing grade. Artinya peserta akan gugur, karena tak memenuhi standar passing grade. Akibatnya, dari formasi 1.752 yang diterima Lobar dari pusat terancam banyak tak akan terisi.

Kepala Dinas Dikbud Lobar H. Nasrun mengatakan pihaknya hanya bisa berdoa menyikapi banyaknya peserta PPPK di Lobar yang tak memenuhi passing grade. “Kita hanya bisa berdoa, dan sudah kita ajak istigatsah teman-teman itu (peserta PPPK). Itu saja yang bisa kami lakukan. Kalau Intervensi dari dinas untuk PPPK tidak ada,” katanya, Kamis, 30 September 2021.

Iklan

Dari peserta yang ikut seperti pada Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non kategori  (GTKHNK) 35+ terdapat 600 orang yang ikut tes. Hanya sekitar 2 persen atau 180 orang yang memenuhi passing grade. Sedangkan sisanya tidak lolos passing grade. Namun, kata dia, ada tes gelombang dua dan tiga. Dengan kondisi ini, dikhawatirkan justru banyak formasi PPPK tak bisa terisi. “Karena itu Kami berharap ada kebijakan dari pusat, makanya pengumuman ditunda. Itu mungkin salah satu sebab pengumuman ditunda,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar passing grade diturunkan, termasuk menaikkan penilaian indikator yang masuk nilai. Apakah sudah menyurati Kemenpan dan BKN terkait hal ini? Menurutnya hal ini menjadi kewenangan bupati. Pihaknya tidak bisa melangkah.  Kalau Pemda, dan DPRD satu suara, maka pihaknya akan melakukan langkah-langkah itu. Daerah, kata dia, hanya bisa berdoa saja. Sebab tidak ada kewenangan dari daerah. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional