Dilaporkan ke KPK, Begini Respons Cabup Lobar Fauzan Khalid

Giri Menang (Suara NTB) – Calon Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid dilaporkan oleh unsur masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait persoalan APBD 2018. Pihak pelapor diduga lawan politik petahana di pilkada ini.

Dalam tanda bukti terima yang ditandatangani oleh penerima pengaduan masyarakat KPK, Punky Kusuma Damayanti menerangkan, jenis pelapor adalah organsiasi masyarakat Persatuan Gerakan Lembaga Masyarakat Lombok Barat. Tertera juga  identitas pelaporan antara lain nomor telepon, identitas penanggung jawab tertera nama lengkap, alamat, jenis identitas dan nomor NIK.

Iklan

Dalam surat aduan tersebut pihak pelapor sendiri melaporkan dugaan tindak pidana Korupsi (TPK) dalam penetapan APBD Lobar tahun anggaran 2018.  Dicantumkan pula dalam bukti laporan itu, jenis data yang diserahkan ke KPK dalam bentuk flash disk berisi bukti tambahan. Adapun salah satu dugaan penyelewengan tersebut antara lain, risalah RAPBD Lobar 2018 yang disahkan oleh DPRD dan eksekutif dengan nilai Rp 1,6 triliun dan APBD 2018 yang disepakati sepihak oleh bupati dan TAPD dengan nilai Rp1,7 triliun.

Menanggapi hal ini, H. Fauzan  Khalid begitu tenang. Ia mengaku telah mendapatkan informasi tersebut. Menurutnya, dalam laporan itu isunya tetap sama yakni tentang dugaan penyelewengan APBD 2018. Terkait hal ini pihaknya sudah banyak dan sering menjelaskan duduk persoalannya. Terkait masalah melapor menurut Fauzan, semua orang bisa  melapor.

Bahkan ia mencontohkan, ia bisa saja melaporkan Dewi seorang wartawan ke KPK. Laporan ini jelasnya akan diterima  juga oleh KPK. Akan tetapi tidak ditindaklanjuti. “Persoalannya laporan ini dibungkus dan disampaikan untuk memfitnah,  kemudian dikapitalisasi menjadi isu politik,” tegas Fauzan seraya mengimbau dan mengajak agar di Ramadhan ini memperbanyak ibadah seperti membaca Al Qur’an, , zikir, sadaqah dan ibadah lainnya.

Ia juga mengajak agar  menjauhi fitnah dan gibah. Ia percaya dengan kata-kata Imam Syafii (Imam Mazhab fiqih) ketika beliau ditanya pemimpin seperti apa yang dipilih. Beliau menjawab, “Carilah pemimpin yang banyak panah-panah fitnah menuju kepadanya, ikutilah mereka yang banyak difitnah. Karena sesungguhnya mereka sedang berjuang di jalan yang benar,” jelas Fauzan mengutip perkataannya Imam Syafi’i.

 Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Fauzan – Sumiatun (Zaitun) L. Hermayadi menyatakan ada isu fitnah yang diarahkan ke paket Zaitun tidak akan mengubah pilihan masyarakat terhadap paket ini. Sebab masyarakat sudah tahu bahwa isu yang ditebarkan fitnah untuk menjatuhkan. Namun demikian tim akan tetap menyampaikan ke masyarakat terkait persoalan ini. (her)