Dilanjutkan Stimulus Ekonomi Empat Bulan, Pemprov Salurkan JPS Gemilang Sampai Tahap III

H. Amry Rakhman (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memastikan pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang dilakukan sampai tahap III. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan program stimulus ekonomi selama empat bulan.

‘’Sementara, JPS Gemilang dianggarkan sampai tahap III,’’ kata Kepala Bappeda NTB, Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M. Si dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 26 Juni 2020 siang.

Iklan

Amry menyebutkan,  sebanyak Rp926,96 miliar anggaran penanganan Covid-19 berasal dari realokasi dan refocusing anggaran. Sebesar Rp150,16 miliar dialokasikan untuk JPS. Pada penyaluran JPS tahap I dengan jumlah penerima  sebanyak 105.000 KK, menghabiskan anggaran sekitar Rp30 miliar.

Pada JPS tahap II dengan jumlah penerima sebanyak 125.000 KK, menghabiskan anggaran sekitar Rp40 miliar. Begitu juga dengan penyaluran JPS tahap III, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp40 miliar. Anggaran yang dihabiskan tersebut termasuk biaya operasional pada penyaluran JPS tiap tahap.

Ia mengatakan penyaluran JPS tahap III direncanakan pada awal Juli mendatang. Setelah selesai penyaluran JPS tahap III, Pemprov akan melanjutkan dengan program stimulus ekonomi. ‘’Bulan Agustus, kita berharap stimulus ekonomi sudah mulai bergerak,’’ katanya.

Program stimulus ekonomi dilakukan melalui pembinaan dan pemberdayaan IKM dan UKM lopkal. Salah satu pemberdayaan yang akan dilakukan dengan memberikan bantuan peralatan dan mesin. Sehingga IKM dan UKM tetap berproduksi di tengah pandemi Covid-19.

‘’Stimulus ekonomi juga bertahap, Juli, Agustus, September, Oktober. Direncanakan pengadaan penyediaan peralatan, bahan, mesin sekitar empat bulan,’’ ucapnya.

Dalam penyaluran JPS Gemilang tahap III, IKM dan UKM yang dilibatkan akan semakin diperbanyak. Direncanakan sebanyak 2.095 IKM akan terlibat dalam JPS Gemilang tahap III.  Harapanya agar JPS yang disalurkan kepada masyarakat juga sekaligus dapat menggerakkan kegiatan ekonomi.

  Kadis Dikbud NTB Batal Mundur

Hal tersebut ditekankan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc  saat rapat koordinasi persiapan JPS Gemilang tahap III bersama Wakil Gubernur, Sekda, para asisten dan beberapa kepala perangkat daerah di ruang kerjanya, Selasa (23/6) lalu.

‘’Tugas kita adalah memberdayakan para IKM dan UKM. Setelah berdaya, Insya Allah ke depannya kita berharap tanpa JPS pun mereka bisa tetap berjualan dan mampu berproduksi,’’ kata gubernur.

Pada kesempatan tersebut, gubernur meminta seluruh jajarannya supaya jangan terlena dengan pendistribusian JPS tahap II yang sudah cukup baik. Penyaluran JPS tahap III harus lebih baik lagi.

JPS Gemilang tahap III diharapkan dapat menyempurnakan JPS Gemilang tahap II yang dirasa sudah baik. Untuk itu penyaluran JPS tahap III, selain kualitas data penerima harus lebih baik, juga paket produk yang diterima benar-benar bersumber dari produk IKM dan UKM lokal dengan jumlah yang cukup dan berkualitas baik.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP mengatakan, penyaluran JPS Gemilang Tahap II sudah  selesai dan terdistribusi dengan baik. Sehingga menjadi modal agar JPS Gemilang tahap III bisa lebih baik atau minimal sama baiknya dengan tahap II.

Ia menyebutkan kuota penerima JPS Gemilang tahap III direncanakan sebanyak 120.000  KK. Dengan rincian 110.073 KK yang datanya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan 9.927 non DTKS. Beberapa bahan pokok yang dipastikan terdapat dalam paket JPS Gemilang, untuk Pulau Lombok di antaranya beras, abon ikan, minyak goreng kelapa, serta kue kering. Sedangkan untuk Pulau Sumbawa di antaranya beras, abon ikan, ikan kering, garam, kue kering lokal serta masker dan suplemen. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here