Dikpora Dompu Temukan Siswa Tak Lulus Sekolah

Zainal Afrodi. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, mendapati sejumlah siswa SD/SMP sederajat tidak lulus sekolah. Padahal, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini telah secara resmi ditiadakan akibat Covid-19. Kondisi itu berimbas pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang potensial menurunkan prestasi pendidikan wilayah ini.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikpora Dompu, Zainal Afrodi kepada Suara NTB di kantornya menegaskan, sejak penginputan Daftar Nama Tetap (DNT) peserta ujian berlangsung, pihaknya sudah mengingatkan sekolah agar memperhatikan data siswa sebetulnya. Sebab itu akan menentukan persentase kelulusan peserta didik.

Iklan

“Ketidaklulusan anak-anak ini bukan karena tidak cerdas atau tidak mengikuti proses, ada alasan lain. Ini yang mau kita telusuri, karena kalau dia tidak lulus katakan 20 persen akan berpengaruh terhada IPM,” jelasnya.

Secara umum peserta didik tingkat SD/SMP sederajat di wilayah ini terbit DNT-nya, dalam artian terdaftar sebagai peserta atau mengikuti seluruh proses ujian tanpa masalah. Namun ironis, setelah informasi kelulusan terbit sebagian diantara mereka justru dinyatakan tidak lulus.

Temuan awal baru sekitar 2 persen dengan sebaran di Kecamatan Kempo, Woja dan Dompu. “Sementara ini belum sampai 5 persen. Saya belum tahu detailnya, saya sekarang sudah perintahkan teman-teman untuk menskrip laporan semua sekolah terkait kelulusan, baru disana bisa kita pastikan berapa persen,” ujarnya.

Temuan sejumlah siswa tidak lulus sekolah itu, tambah Zainal Afrodi, tidak saja berdampak pada mandegnya proses pendidikan ke tahap selanjutnya. Tetapi ikut mempengaruhi IPM dan secara otomatis menurunkan prestasi pendidikan wilayah ini. “Kalau ini datanya muncul orangnya tidak ada itu masalah, ini yang mau saya deteksi supaya tidak muncul lagi persoalan kedepan,” pungkasnya. (jun)

  Hasil Swab Negatif Covid 19, Dua PDP di RSUD Dompu Dipindahkan ke RS Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here