Dikes Temukan Tujuh Kasus DBD di Awal Tahun

Ilustrasi Nyamuk DBD (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbawa Barat mencatat hingga saat ini sudah ada sekitar tujuh orang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sudah ditangani. Jumlah ini juga diprediksi akan terus meningkat hingga pertengahan tahun 2021 mendatang, karena hujan disertai panas masih terjadi terutama di kecamatan Taliwang sebagai penyumbang kasus tersebut.

“Sudah ada 10 pasien DBD yang sudah kita tangani hingga hari ini jumlah inipun diprediksi akan terus bertambah di pertengahan tahun mendatang,” ungkap Kadikes KSB melalui Kabid Pencegahan penyakit tidak menular (P2M) H. Yusfi Khalid SKM kepada Suara NTB, Selasa, 12 Januari 2021. Kasus ini juga diprediksi akan terus bertambah hingga pertengahan tahun karena hujan yang diikuti panas masih terus terjadi.

Dikatakannya, jika melihat trend kasus dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sebenarnya kasus DBD sudah berhasil ditekan. Di 2017 kasus ditemukan sebanyak 51 kasus dan di tahun 2018 mencapai 14 kasus. Jumlah kasus ini kembali meningkat di tahun 2019 yang mencapai angka 30 kasus. Sementara di tahun 2020 kasus tersebut ditemukan sebanyak 91 kasus terutama di wilayah Taliwang yang menjadi penyumbang terbesar.  Kendati demikian, pihaknya mengklaim tingkat fatalitas kasus ini (sampai meninggal dunia) tidak terjadi di KSB. Karena petugas intens melakukan upaya penanganan lanjutan jika kasus itu ditemukan. “Kasus DBD memang sudah berhasil kita tekan sebenarnya tetapi karena cuaca tidak bersahabat angka kasusnya diprediksi terus meningkat,” sebutnya.

Ia mengajak, masyarakat tetap menjaga kebersihan baik itu kesehatan badan dan lingkungan. Apalagi musim-musim seperti ini tidak diketahui secara pasti kadang panas kadang juga hujan. Sehingga sangat rawan munculnya DBD yang saat ini sudah terjadi di beberapa daerah. Selain itu, pihaknya juga telah  menyiapkan tim khusus untuk melakukan pemantauan jentik sekaligus pemberantasan. Tapi upaya yang paling jitu, yakni kesadaran diri dari masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan. “Kita sudah siapkan tim dan tenaga pemantau jentik nyamuk di masing-masing Puskesmas untuk terus turun ke masyarakat. Sehingga angka DBD ini bisa semakin ditekan di Sumbawa Barat,” tukasnya. (ils)