Dikes Temukan Data Ganda PBI BPJS di Dompu

Maman. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu melakukan penelusuran data Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk pemegang BPJS Kesehatan. Hasilnya, banyak PBI pusat juga terakomodir di PBI Kabupaten Dompu, dan ada juga PBI yang sudah lama meninggal dan masih terdaftar.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman, SKM, MMKes kepada Suara NTB, Senin, 6 Juli 2020 mengakui, telah melakukan penelusuran data penerima PBI untuk pemegang kartu BPJS kesehatan. Karena ada 2 sumber PBI di Kabupaten Dompu, yaitu PBI dari pusat dan PBI Kabupaten Dompu. PBI kabupaten sebanyak 50 ribu jiwa yang dibayarkan melalui APBD Dompu, menggunakan data terbaru (up to date) dan berbasi NIK, sehingga tingkat kekeliruannya kecil.

Sementara PBI pusat menggunakan data tahun 2010 dan sejak 2011 hingga saat ini tidak terkendalikan dengan baik datanya. Ada kekhawatiran, PBI pusat ini doble dan yang sudah meninggal masih tercatat. “Sementara BPJS taunya menerima saja dibayar pusat,” kata Maman.

Hasil penelusuran pihaknya dari Desa sample, kata Maman, pihaknya menemukan PBI ganda dan penerima yang sudah lama meninggal, tapi masih tercatat. Perbaikan data ini menjadi kewenangan Dinas Sosial, sehingga ditawarkan untuk perbaikan data bersama. “Kami malah tawarkan untuk perbaiki data bersama. Karena kami punya perangkat sampai Desa dengan bidan Desa, sehingga bisa lakukan dari rumah ke rumah,” katanya.

Tawaran ini, kata Maman, juga sudah disampaikan saat rapat di Dewan. Karena yang memiliki legalitas untuk memperbaiki data ada di Dinas Sosial dan keputusan daerah. Tapi hingga saat ini belum ada keputusan untuk perbaikan data bersama. “Kesimpulannya, nanti akan kerjasama dengan Dikes untuk perbaikan data,” ungkapnya, tapi hingga saat ini belum dimulai.

Kabupaten Dompu sendiri sudah Universal Health Coverage (UHC) untuk pelayanan kesehatan. Diantaranya terkait kepesertaan jaminan kesehatan diantas 95 persen warga dan terjangkau layanan kesehatan. (ula)