Dikes Lobar Tetapkan Reyan Gerung KLB Demam Berdarah

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Lombok Barat menetapkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah di perumahan Pondok Indah Reyan Lingkungan Reyan Kelurahan Gerung Selatan Kecamatan Gerung. Penetapan KLB ini menyusul banyaknya warga setempat yang terkena demam berdarah selama sebulan terakhir. Tak kurang dari 13 warga telah diserang demam berdarah.

Demikian dikatakan Kadis Kesehatan Lobar, Rahman Sahnan Putra di sela-sela menggelar kegiatan “gempur” demam berdarah di Perumahan Reyan Pondok Indah Kelurahan Gerung Selatan. Kadikes turun bersama kepala Puskesmas Gerung, Andang Sari ,Sekretaris Kelurahan Gerung Selatan H. Nurisah.

Iklan

“Untuk diketahui ,status masyarakat dalam waktu 1 bulan ada 13 kasus Demam Berdarah yang terjadi di Perumahan Reyan Pondok Indah dan sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa ( KLB ). Solusi terbaik untuk menghentikan hal tersebut dengan cara memutus mata rantai penyebaran Penyakit demam berdarah tersebut,” tegas Rahman.

Dijelaskan, mengantisipasi dampak terburuk dari berkembangnya nyamuk mematikan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Drs Rahman Sahnan Putra bersama Puluhan Karyawan Dinas Kesehatan Lombok Barat ,Puskesmas Gerung  beserta Warga Masyarakat melaksanakan kegiatan gempur demam berdarah di Perumahan Reyan Pondok Indah Kelurahan Gerung Selatan. Kegiatan yang dimulai dengan kegiatan gotong  royong dan dilanjutkan dengan dialog dengan warga.

Lebih jauh Rahman mengatakan penyebab terjadinya penyebaran penyakit demam berdarah di Perumahan Reyan Pondok ini adalah kurang bersihnya saluran air di got warga, dari penelitian rumah warga yang kami lakukan hanya 30 persen saluran air got  yang terbebas dari  jentik nyamuk dan 70 persen masih terdapat jentik nyamuk.

“Kondisi ini tidak akan selesai dengan petugas maka perlu peranan warga untuk memperbaiki kondisi lingkungan,” imbuhnya.

  Soal Taman Jomblo, Dewan Jangan Berpikir Negatif

Sementara itu Kepala Puskesmas Gerung, Andang Sari mengatakan meskipun telah dilakukan fogging atau pengasapan berulang kali ditempat ini, tanpa kesadaran warga untuk senantiasa memperhatikan dan membersihkan tempat – tempat bersarang dan bertelurnya nyamuk demam berdarah,semua itu tidak ada artinya.

Andang berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan lingkungan di Perumahan Reyan Pondok Indah. “Kita akan terus pantau kondisi kesehatan lingkungan di perumahan ini,” jelasnya.

Budi, salah seorang warga perumahan Reyan Pondok Indah menyatakan tergenangnya air got warga disebabkan oleh  berubah bentuknya saluran besar  yang ada di depan pintu gerbang warga  oleh pengembang perumahan. Akibatnya setiap musim penghujan perumahan ini tergenang sebatas lutut. Lebih jauh budi mengatakan saluran irigasi induk lebih tinggi dari got warga sehingga air got warga jadi tidak mengalir. Menjawab keluhan warga Sekertaris Kelurahan H.Nurisah berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga dengan berkordinasi dengan pihak Kecamatan dan pengembang. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here