Dikes Kabupaten Bima Tak Kuasai Data Vaksinasi

Fahrurahman. (Suara NTB/uki)

Bima (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima, mengaku tidak memegang data jumlah warga daerah setempat yang sudah mengikuti atau menjalani vaksin. Begitupun dengan data atau jumlah perkembangan kasus COVID-19.

“Kita tidak memegang data vaksinasi maupun kasus COVID-19,” kata Kepala Dikes Kabupaten Bima, Fahrurahman SE, M.Si saat ditanyakan jumlah warga Kabupaten Bima yang sudah divaksin serta perkembangan kasus COVID-19,” Selasa, 21 September 2021.

Iklan

Menurutnya, pemegang data vaksinasi dan kasus COVID-19 saat ini, telah diarahkan dan terpusat satu pintu pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tujuannya agar para petugas atau vaksinator dapat fokus memberikan pelayanan. “Tugas Dikes hanya sebagai pelaksana saja, seperti menangani serta memberikan pelayanan vaksin secara langsung di lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak memegang data saat ini, karena setiap data yang dilaporkan oleh petugas pelayanan Dikes langsung ke BPBD. Selain itu pihaknya juga disibukkan dengan pemantauan proses pelayanan vaksin pada setiap Puskesmas se-Kabupaten Bima. “Kami tidak disibukkan dengan data. Kalau mau mengecek data vaksinasi, silahkan tanya dan minta ke BPBD,” jelasnya.

Ia menegaskan, Dikes hanya sifatnya membantu untuk menangani dan mengarahkan petugas. Termasuk menyediakan vaksinator dan lainnya. Mengingat persoalan ini, masuk Kejadian Luar Biasa (KLB) yang ditangani satu pintu oleh BPBD. “Kalaupun kami memegang data, itupun dan palingan data yang diberikan BPBD saja,” ujarnya.

Ditanya tentang progres vaksinasi, Fahrurahman enggan menjawab secara detail karena tidak mengetahuinya. Selain itu, Ia tidak mengetahui secara pasti presentase progres vaksinasi selama ini, karena disibukkan turun memantau pelaksanaan vaksinasi di lapangan. “Tapi kalau saya lihat, progresnya sudah lumayanlah,” pungkasnya. (uki)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional