Dikejar korban, Terduga Jambret Berhasil Ditangkap

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Nasib apes bagi GBMAPR alias L (16) seorang terduga pelaku jambret di Sumbawa. Meskipun sempat lari bersama seorang rekannya, namun upaya tersebut gagal karena korban mengejar dan menabraknya.

Rekannya berhasil kabur, sementara dirinya tak bisa berkutik setelah dikerumuni warga. Yang bersangkutan kemudian digelandang ke Mapolres Sumbawa untuk diproses lanjut.

Iklan

Informasi yang diperoleh, penjambretan tersebut terjadi pada Jumat, 26 Mei 2017 sekitar pukul 22.00 Wita. Adapun korban seorang mahasiswi yang diketahui bernama Ibnati Maratushalihah (22). Saat itu korban tengah melintas di Jalan Garuda, tepatnya di depan SMA Negeri 2 Sumbawa Besar.

Tanpa disadari dua pengendara sepeda motor yang berboncengan memepet korban dari sebelah kiri. Salah seorang pelaku merampas handphone milik korban dan langsung tancap gas ke arah BTN Olat Rarang, Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas.

Untungnya, korban mencoba melakukan pengejaran. Tepatnya di sebuah tikungan, sepeda motor terduga pelaku langsung ditabrak oleh korban. Akibatnya baik korban maupun terduga pelaku terjatuh.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung mendekat. Salah seorang terduga pelaku pun langsung melarikan diri meninggalkan rekannya. Barulah warga mengetahui yang terjatuh merupakan korban dan terduga pelaku penjambretan.

Warga yang sudah mengamankan terduga pelaku kemudian menghubungi pihak kepolisian. Yang bersangkutan kemudian digelandang ke Mapolres Sumbawa.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson, SH., SIK kepada wartawan, Sabtu, 27 Mei 2017 membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dalam kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini, diketahui ada dua terduga pelaku.

Saat ini pihaknya sudah mengamankan salah seorang terduga yang belakangan diketahui berinisial GBMAPR alias L, warga Karang Cemes, Kelurahan Pekat. Sementara satu terduga lainnya yang diketahui berinisial R masih dalam pencarian. Dimana yang bersangkutan berhasil melarikan diri usai ditabrak korban.

Terhadap GBMAPR, pihaknya sudah menetapkannya sebagai tersangka. Yang bersangkutan juga sudah ditahan. Meskipun yang bersangkutan masih dibawah umur, namun tidak bisa dilakukan diversi. Mengingat acaman hukumannya diatas lima tahun penjara. Dalam hal ini ia dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas). Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here