Dikbud Wacanakan Adanya Rotasi Kelas Berkala

Aidy Furqan. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Aspek pertemanan atau pergaulan jadi hal paling penting yang turut mendukung perkembangan keperibadian seseorang siswa. Bahkan tidak jarang, karena faktor pertemanan ini prestasi belajar siswa jadi meningkat.  Pentingnya faktor pertemanan ini membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mewacanakan akan melakukan rotasi kelas secara berkala pada siswa-siswi SMA sederajat.

Plt. Kepala Dinas Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, MPd., melihat pentingnya dilakukan rotasi kelas secara berkala pada semua siswa. “Ada baiknya rotasi kelas itu dilakukan jangan sampai dari awal masuk hingga keluar itu saja temannya. Setiap semester bisalah dilakukan rotasi kelas,” ujarnya belum lama ini.

Iklan

Menurutnya, siswa harus diberikan akses pergaulan seluas-luasnya. Oleh karena itu, mereka harus diberi kesempatan bergaul dan berteman dengan setiap orang dalam lingkungan sekolahnya. Namun apa jadinya jika siswa sejak duduk di bangku kelas X hingga kelas XII duduk dan bergaul dengan teman satu kelas yang itu-itu saja. Kondisi ini tentu tidak memberikan kesempatan yang luas bagi mereka dalam bergaul.

“Karena semakin banyak teman yang bervariasi akan semakin banyak masukan dan banyak nuansa-nuansa yang bisa  dia pelajari bersama yang lain,” sambung Aidy Furqan.

Dikatakan, bahkan dengan kondisi seperti ini bisa membuat para siswa dalam satu kelas membuat kelompok-kelompok atau geng yang justeru akan berdampak tidak sehat bagi mereka di lingkungan sekolah. Pembuatan kelompok gang di tengah-tengah siswa memunculkan sikap negatif, fanatisme pada kelompok, dan efek negatif lainnya yang justeru harus dihindari.

“Karena kalau di SMA 3 tahun dia bersama tidak punya teman yang lain tidak bisa berkembang dan itu bisa membuat mereka membuat geng-geng tertentu,” sambungnya.

Untuk itu dia berharap ide merotasi setiap kelas ini dapat disambut positif untuk membangun suasana kelas dan lingkungan sekolah yang kondusif. Sementara itu kata dia, wacana rotasi kelas tentu tidak dapat berlaku bagi siswa-siswi SMK mengingat sifatnya yang khusus.

“Kecuali kalau dia di SMK yang paralel kelasnya tidak bisa kita rotasi. Hanya itu saja orangnya dalam satu kelas nah tentu pembinaan terus kita lakukan,” terangnya. (dys)