Dikbud Lotim akan Evaluasi PTM

Achmad Dewanto Hadi (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) akan mengevaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pekan ini. Diketahui, tren kasus terpapar Covid-19 setiap hari terus bermunculan. Tidak terkecuali di satuan pendidikan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Dikbud Lotim, Achmad Dewanto Hadi kepada Suara NTB, Kamis, 29 Juli 2021.

Iklan

Disampaikan, hasil evaluasi ini akan segera dilaporkan ke gugus tugas untuk selanjutnya dapat disimpulkan berlanjut atau tidak PTM. “Apakah nanti lanjut atau belajar dari rumah secara daring,” sebutnya.

Diakuinya, selama beberapa hari terakhir ini selalu ada laporan di satuan pendidikan kasus baru. Ada yang terlapor reaktif dan positif. Laporan itu kemudian memaksa Dikbud untuk menutup sementara kegiatan PTM di sekolah yang ada kasus positif Covid.

Sampai saat ini, disebut sudah ada tiga sekolah yang sudah ditutup. Sebelumnya SMPN 1 Selong karena kepala sekolahnya yang terlapor terpapar. Laporan terbaru, ada guru reaktif di SMPN 1 Wanasaba dan SMPN 2 Masbagik. “Posisi kenanya di Lombok Barat, meski belum positif tapi kita tetap hati-hati,” ucapnya.

Ditambahkan, jika terus ada laporan positif maka kegiatan BDR akan ditetapkan pekan depan. “Nanti kita laporkan dulu ke gugus tugas,” demikian ucapnya. (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional