Dikbud Akui Baru 600 Kepsek Bersertifikat di Lotim

M. Zainuddin. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Keberadaan kepala sekolah (kepsek) memiliki peranan penting dalam meningkatkan mutu sekolah. Sehingga dibutuhkan kepsek yang memiliki kompetensi yang memadai. Salah satu bukti kelayakan kepsek dengan dimikili sertifikat. Sementara di Kabupaten Lotim, jumlah kepsek yang memiliki sertifikat baru 600 orang.

Dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 13 Februari 2020, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, H. M. Zainuddin, mengakui jika tidak secara keseluruhan kepsek di Lotim memiliki sertifikat. Dari 1.300 kepsek di Lotim yang berada di bawah naungan Dinas Dikbud, yang sudah mengantongi sertifikat sebanyak 600 orang. Inilah yang kemudian akan ditingkatkan kapasitasnya.

Iklan

“Kita sedang dilakukan perekrutan. April 2021 semua kepala sekolah harus bersertifikat apakah menjadi sertifikat penguatan maupun sertifikat calon kepala sekolah,”terangnya.

Bahkan pada bulan Maret mendatang, peserta dalam pelatihan sertifikat ini sebanyak 160 orang yang rencananya dilaksanakan selama tiga bulan secara on in. Namun bisa dilakukan penyempitan selama sembilan sampai 10 hari berdasarkan aturan direktorat jenderal. “Untuk pelaksanaannya untuk 160 kepsek itu kita lakukan secara swadaya,”ungkapnya.

Dikatakannya, kepala sekolah memiliki tantangan yang besar. Karena setiap kepala sekolah memegang dua peran, yakni sebagai pendidik dan manajer pada satuan pendidikan. Untuk itu amanah yang diemban harus dapat dilaksanakan dengan baik, untuk memenuhi segala kebutuhan sekolah yang dipimpinnya. Mulai dari sisi sarana prasarana yang dari tahun ke tahun terus ditingkatkan kualitasnya serta melaporkan kondisi kekurangan ruang kelas yang menjadi tantangan di sekolah.

“Saat ini banyak kita terima informasi sekolah-sekolah kekurangan kelas. Sehingga kepala sekolah kita harapkan memberikan data-data yang valid akan hal tersebut,”pungkasnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here