Dihidupkan Lagi, TWA Lebo Taliwang Ramai Dikunjungi Warga

Para pengunjung TWA Lebo Taliwang betah berlama-lama karena pihak pengelola menyediakan berugak tempat berteduh sambil menikmati berbagai wahana permainan atau sekedar menikmati lezatnya makanan yang dijajakan.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Dalam satu bulan terakhir Taman Wisata Alam (TWA) Lebo Taliwang kembali ramai dikunjungi warga. Salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ini kembali bergeliat di bawah pengelola baru Pokdarwis Tonyong Bulaeng.

Sejak dilaunching sekitar 7 tahun lalu, destinasi wisata yang berada di wilayah Pakirum, kelurahan Sampir ini beberapa kali berganti pengelola. Sayangnya pengelola sebelumnya tidak dapat bertahan dengan berbagai alasan dan persoalan yang dihadapinya.

Iklan

Namun kini di bawah pengelolaan Pokdarwis Tonyong Bulaeng, rasa optimis geliat destinasi wisata itu akan terus berkembang menjadi punya asa.

Edi Candra Gunawan, pembina Pokdaelrwis Tonyong Bulaeng menjelaskan, dirinya punya keyakinan wisata TWA Lebo akan berkembang pesat. Sebab kegiatan pengelolaannya melibatkan langsung masyarakat setempat. Masyarakat sebagai anggota Pokdarwis diberikan kesempatan seluas-luasnya menuangkan ide bagaimama membuat destinasi wisata itu menghadirkan fasilitas untuk menarik pengunjung datang beriwsata. “Semua wahana yang ada di sini hasil ide kreasi teman-teman. Kami sebagai pembina hanya mengarahkan,” katanya.

Hal ini lanjut Edi, membuat lokasi wisata yang memiliki kolam dan land mark khas bertuliskan Dana Lebo Taliwang itu menjadi eksis kembali saat ini. Terlebih seluruh wahana dan aktivitas UMKM di areal wisata dikelola penuh oleh anggota Pokdarwis.

Pokdarwis Tonyong Bulaeng memang punya cara menarik wisatawan. Dijelaskan Edi, meski masih dalam tahap pengembangan, wisatawan sudah dapat menikmati beberapa wahana yang disediakan oleh pengelola. Salah satu wahana yang digandrungi pengunjung saat ini, sebutnya adalah flying fox melintasi kolam danau Lebo. “Kalau libur biasanya hampir 100 orang yang mencoba,” klaimnya.

Selain wahana permainan, pengelola juga banyak menyiapkan lapak-lapak kuliner. Berbagai jenis masakanan dan jajanan buatan anggota Pokdarwis dijajakan untuk memanjakan lindah pengunjung. “Untuk makananannya semua khas masakan desa. Jadi pengunjung bisa bernostalgia,” sebut Edi.

Sebagai pembina, Edi memiliki harapan ke depan Pokdarwis Tonyong Bulaeng membuat semakin banyak gebrakan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan oleh obyek wisata TWA Lebo Taliwang ini. Baik itu wahana permainannya maupun fasilitas pendukung lainnya. “Alhamdulillah Pemda KSB dan BKSDA turut membina kami. Mudah-mudahan semakin banyak juga bantuan yang bisa diberikan ke kami sehingga wisata danau Lebo Taliwang ini semakin terkenal,” pungkasnya. (bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional