Digigit Anjing Liar, Empat Warga Dompu Meninggal

Zainal Arifin (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Pasca ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 21 Januari lalu, kasus gigitan anjing liar di Dompu terus bertambah. Kemarin, Kamis,  31 Januari 2019  giliran seorang bocah di Kecamatan Pekat yang menjadi korbannya.

Belum diketahui pasti apakah korban digigit anjing yang terpapar virus rabies atau tidak. Saat ini ia tengah menjalani perawatan di puskesmas setempat, sedangkan binatang yang menyerangnya dalam pengejaran warga.

Iklan

Kadisnakeswan Kabupaten Dompu, Zainal Arifin kepada wartawan di ruang kerjanya mengungkapkan, dengan bertambahnya satu orang korban gigitan tersebut maka total kejadian selama penetapan status KLB sudah 441 kasus, empat orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia. “Korban gigitan hingga kondisi Jam 08.00 pagi ini 441 orang selama ditetapkan KLB,” kata dia.

Selain menyerang manusia, anjing yang diduga terpapar virus rabies ini rupanya menyerang binatang peliharaan, seperti halnya empat ekor sapi yang menjadi korban beberapa waktu lalu. Beruntung hewan tersebut cepat divaksin dan diikat dengan rantai sehingga tidak sampai membahayakan warga.

Sejauh ini, kata Zainal Arifin, pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap 1.434 ekor binatang, baik sapi, kucing maupun anjing. Dan dari 72 sampel anjing diuji laboratorium 10 diantaranya dipastikan positif. “29 ekor anjing belum diperiksa dan 33 mati,” ungkapnya.

Belum diketahui pasti penyebab terus bertambahnya korban gigitan baru tersebut. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada terutama saat keluar di malam hari. Selain bertambah dan beragamnya korban gigitan, sebaran binatang yang terpapar rabies ini juga sudah hampir di semua kecamatan kecuali Kecamatan Kilo.

Salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan yakni memperhatikan ciri-cirinya, diantaranya anjing rabies tampak sangat aktif, terus mengeluarkan air liur serta ekornya masuk ke sela paha. “Selain itu anjing ini juga takut terhadap cahaya, sering berdiam diri di tempat yang gelap,” pungkasnya. (jun)