Digelar, Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala SD dan SMP

Pelaksanaan seleksi substansi calon kepala SD dan SMP yang digelar Pemkot Mataram. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Kota Mataram kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BSPDM) Kota Mataram, LPPKSPS, dan LPMP NTB digelar dari Jumat, 24 September 2021 sampai dengan Senin, 27 September 2021. Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah bertujuan untuk menilai kemampuan, kekuatan, kesanggupan, dan/atau daya kepemimpinan yang dimiliki oleh Bakal Calon Kepala Sekolah yang memungkinkan dapat dikembangkan.

Koordinator Fungsi FPMP LPMP NTB, Dra. Hj. Sudiati Prihatiningrum dalam  laporannya saat pembukaan kegiatan mengatakan seleksi subtansi ini juga untuk menilai bakal calon memenuhi Permendikbud Nomor  8 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, di mana guru dapat diberikan tugas sebagai kepala sekolah untuk memimpin dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Ia menyampaikan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh 58 peserta jenjang SD dan SMP.

Iklan

Kegiatan dibuka Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd.; Kepala LPMP NTB, Mohamad Mustari, Ph.D.; dan Koordinator Fungsi FPMP LPMP NTB, Dra. Hj. Sudiati Prihatiningrum sebagai penanggungjawab kegiatan.

Kepala BKPSDM Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada  LPPKSPS dan LPMP NTB yang telah memfasilitasi pelaksanaan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah dalam berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Lalu Fatwir Uzali menegaskan seleksi merupakan peluang yang sangat bagus untuk peningkatan jenjang karier seorang guru. Peserta yang terpilih mengikuti seleksi hendaknya memanfatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berupaya melakukan yang terbaik sebagai seorang ASN.

“Kota Mataram membutuhkan guru dan kepala sekolah yang kreatif, inovatif dan visioner agar pendidikan di Kota Mataram mengalami peningkatan mutu yang signifikan,” ujar Fatwir.

Selanjutnya, Fatwir Uzali juga menambahkan bahwa pengembangan profesi seorang guru dilakukan berjenjang mulai dari guru, kepala sekolah, dan pengawas. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk beralih ke struktural. “Usia muda bukan menjadi penghalang dalam berproses, karena profesionalisme menjadi tujuan utama dalam pengembangan profesi guru,” ujarnya.

Kepala LPMP NTB, Mohamad Mustari dalam sambutannya menyampaikan profesi kepala sekolah sangat penting dalam keberlangsungan pendidikan di sekolah. Untuk itulah dibutuhkan seleksi untuk menduduki jabatan tersebut. Mustari juga mengharapkan seluruh peserta seleksi dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Usai pembukaan  peserta diberikan orientasi kegiatan oleh lead assesor yang merupakan wakil dari LPPKSPS yaitu H. Selamet Riyadi, M.Pd. Serta overview pelaksanaan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah mulai dari alur penyiapan calon kepala sekolah dan pengangkatan kepala sekolah disampaikan oleh H. Bakhtiar Ardiansyah, M.Pd.

Seperti diketahui, banyak jabatan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Mataram masih kosong dan diisi sementara oleh pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah. Dalam kesempatan sebelumnya, Fatwir menyampaikan, di jenjang SD sebanyak 32 jabatan masih kosong, sementara hanya ada stok calon kepala SD sebanyak tiga orang. Sedangkan, jabatan jenjang SMP yang masih kosong sebanyak empat sekolah, dan stok calon kepala sekolah SMP sebanyak tujuh orang. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional