Digagalkan, Penyelundupan Bibit Lobster Modus Baru

Mataram (suarantb.com) –  Upaya penyelundupan bibit lobster di Provinsi NTB nampaknya tidak berkesudahan. Beragam modus digunakan untuk melakukan penyelundupan bibit lobster. Namun upaya tersebut dapat digagalkan aparat kepolisian.

Upaya penyelundupan benih lobster kembali digagalkan di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis 29 September 2016. Sat Reskrim Polres KSB dengan dibantu Polsek Poto Tano mengamankan dua orang pengendara sepeda motor yang menyelundupkan bibit lobster di dalam karung yang di atasnya ditaruh kerupuk sebagai upaya untuk mengelabui petugas.

Iklan

Polisi kemudian mengamankan pengendara dan barang bukti. Kedua pengendara berinisial RJ (50) dan AR (46). Keduannya merupakan warga Taliwang, yang diketahui hendak menyeberang ke Pulau Lombok dengan menggunakan sepeda motor.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra Tri Budi Pangastuti mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan benih lobster merupakan kegiatan kepolisian dalam menegakan hukum dan memberantas kejahatan di bidang kelautan dan perikanan.

“Ini dalam rangka mendukung program ke-9 Promoter Kapolri tentang penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan dalam penanganan kasus tindak pidana perikanan, yaitu mengadakan serta mendistribusikan sumber daya ikan berupa benih lobster tanpa izin,” ujarnya saat dihubungi, Jumat, 30 September 2016.

Tri Budi mengatakan, barang bukti yang berhasil disita petugas yaitu 13 kantong plastik yang berisi 1.885 ekor benih lobster dan satu unit sepeda motor. “Tersangka dapat dijerat pasal 88 jo pasal 17 ayat (1) dan/atau pasal 100 jo pasal 7 ayat (2) huruf q undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 45 tahun 2009,” ungkapnya.

Polisi hingga kini telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan KSB sebagai saksi ahli dan mencari saksi dan tersangka yang diperkirakan berada di Kecamatan Lunyuk Sumbawa yang diduga sebagai pemilik barang. Sementara benih lobster tersebut telah dilepas di Pantai Kertasari KSB dan menyisihkan 50 ekor benih lobster sebagai barang bukti. (szr)