Digagalkan, Pengiriman Sembilan Warga ke Malaysia

Selong (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur (Lotim) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pengiriman sebanyak sembilan warga Lotim ke Malaysia. Proses penggagalan pengiriman sembilan orang yang diduga akan jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) itu dilakukan di Lombok International Airport (LIA) Lombok Tengah.

Menurut Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja pada Bidang BPPN Disnaker Lotim, Lalu Sadli Bahtiar, 9 warga ini terdiri dari 8 perempuan dan 1 laki-laki akan diberangkatkan dari LIA menuju Bandara Juanda Surabaya. Selanjutnya, dari Surabaya, mereka akan dibawa masuk ke Malaysia melalui jalur Batam.

Iklan

“Jumlahnya saat itu yang diduga jadi korban TPPO ini sebanyak 11 orang, namun sembilan di antaranya berhasil digagalkan. Sementara, dua orang  lolos karena pada saat itu pesawat sudah take off, keduanya berasal dari Lombok Barat,jelasnya.

Sembilan warga Lotim yang digagalkan keberangkatannya ini adalah Ni’ah alamat Montong Retek Dane Rase Kecamatan Keruak, Rosmini alamat Labuhan Pandan Kecamatan Sambelia, Helmi  alamat Tanggak Kampung Baru Kecamatan Pringgabaya dan Samsudin alamat Otak Desa Pringgabaya.

Korban lainnya, Ulan Afriani dari Pekosong Kecamatan Pringgabaya, Herdianti dari Dusun Toroh Tengah Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak, serta Herniwati  alamat Gunung Timba Denggen Timur. Selain itu Hikmah dari Labuhan Pandan Kecamatan Sambelia dan Hindriani dari Ambengan Peneda Gandor Kecamatan Labuhan Haji.

Digagalkannya pemberangkatan 9 warga Lotim yang diduga akan menjadi korban TPPO dilakukan di LIA pada 4 Mei 2017 lalu. Saat ini, semuanya sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here