Diduga Tidak Mampu, Balita Korban Kebakaran Dirawat Seadanya

Kondisi Rm warga Dusun Lara Desa Nangatumpu Kecamatan Manggelewa yang terkena luka bakar akibat terjatuh di wajan berisi minyak goreng panas.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Rm (3) penderita luka bakar karena terjatuh di wajan berisi minyak goreng panas sebulan lalu kondisinya memprihatinkan. Ketidakmampuan orang tuanya membuat Rm hanya diobati secara tradisional. Kondisi Rm sempat viral di media sosial dan sempat ada aksi penggalangan dana untuk pengobatannya.

Kepala Desa Nangatumpu Kecamatan Manggelewa, Abdul Azis, S.Sos kepada Suara NTB, Rabu, 5 Agustus 2020 membenarkan ada warganya yang menderita luka bakar karena kecemplung dalam wajan berisi minyak goreng panas saat bermain di rumahnya. Namun kasus ini sempat ditutup-tutupi pihak keluarga, sehingga pihaknya tidak mengetahui kejadiannya.

Iklan

“Kakek korban ini staf saya di Desa. Saya marahi semua staf saya karena tidak menginformasikan kejadian ini, malah ditutup-tutupi. Saya justru baru tahu setelah viral di media sosial,” kata Abdul Azis.

Dikatakan Azis, Rm sempat dirawat di RS Pratama selama 5 hari. Karena tidak ada perubahan, pihak keluarga membawanya pulang dan diobati secara tradisional. Selama dirawat di RS Pratama, ia dilayani sebagai pasien umum karena tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Pihak Desa, kata Azis tidak bisa banyak membantu. Selain karena tidak dilaporkan, orang tua Rm menikah tidak tercatat sehingga keduanya tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) dan masih dengan alamat saat bujang.

Ibu dari Rm merupakan warga Doromelo dan ayahnya berinisial Bhr warga Lara Desa Nangatumpu. “Kalau secara kemanusiaan kita bantu. Tapi kalau secara pemerintahan, nanti kita bisa disalahkan karena dia ini belum memiliki identitas yang jelas,” jelasnya.

Namun Azis mengaku, telah menugaskan perawat di Desa untuk tetap memperhatikannya dan kondisinya terus membaik. “Tapi terakhir, mantri (perawat Polindes) yang saya utus belum memberi kabar kondisi terakhirnya,” katanya.

Kepala Dinas Pemperbedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu, Hj Daryati, SE, MSI yang dihubungi terpisah mengaku, akan segera mengunjungi Rm di Dusun Lara Desa Nangatumpu dan akan diupayakan BPJS Kesehatan. Sehingga Rm bisa ditangani secara medis secara gratis.

“Besok rencananya kita akan berkunjung ke rumah korban, tapi sebelum turun kita akan konsultasi dulu dengan BPJS agar bisa dibuatkan BPJSnya. Supaya dia bisa diobati secara gratis,” katanya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here