Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum Kanit Dikbud Dilaporkan ke Panwaslu

Selong (Suara NTB) – Lagi oknum Kepala Unit (Kanit) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) pada Dinas Dikbud Lombok Timur kembali berhadapan dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Oknum kanit ini dilaporkan ke Panwaslu, karena diduga terlibat politik praktis dan secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon (paslon) pada Pilkada Lotim 2018.

Dalam video yang beredar berdurasi 1 menit 35 detik itu, oknum Kanit Dikbud yang sebelum dilaporkan dengan kasus yang sama mengaku khilaf dengan perkataannya yang terlebih dahulu yakni menjelek-jelek sejumlah pasangan calon baik di Pilkada Lotim maupun NTB. Sementara dalam video itu, ia mengaku berubah arah dukungan ke salah satu paslon dan berharap paslon yang diusung menang di Pilkada Lotim.

Iklan

Selain itu, ia juga menyatakan siap berjuang di Pilkada Lotim memenangkan pasangan yang diusung. Termasuk, memberikan bantuan maupun sumbangan seikhlasnya. Tidak hanya dirinya, anggota keluarganya baik di Dusun Penyaong Kecamatan Masbagik maupun di Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia ikut memberikan dukungan ke paslon yang diusung.

Menanggapi hal ini, Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan pada Panwaslu Lotim, Sahnam, mengaku dugaan keterlibatan politik praktis yang kembali dilakukan oleh oknum Kanit Dikbud ini sudah dilaporkan secara resmi ke Panwaslu.

Panwaslu, katanya, juga sudah menerima laporan dan sedang membahasnya bersama komisioner lainnya. “Laporan sudah masuk, syarat-syarat laporan yang disampaikan sedang kita diskusikan,” ujarnya. (yon)