Diduga Terlibat Curanmor, Pamhut KPH Tambora Terancam Dipecat

Sukri. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tambora, Sukri mengakui salah seorang anggota Pamhut-nya ditangkap polisi. Atas dugaan terlibat tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Dusun Latonda I Desa Pekat. Kendati demikian, sejauhmana indikasi keterlibatannya belum diketahui pasti.

“Kalau terbukti dan seterusnya atau kuat indikasi yang menyatakan dia terlibat, kita segera mengusulkan untuk diberhentikan,” tegasnya menjawab Suara NTB, Kamis, 28 Mei 2020.
Sanksi pemecatan bagi tiap anggota yang terbukti terlibat tindak pidana melawan hukum, menurut dia, satu-satunya langkah terbaik. Apalagi dengan status yang bersangkutan saat ini sebagai pengaman hutan atau Pamhut.

Iklan

Pasca penangkapan pihaknya sudah mendatangi Mapolsek Pekat untuk memastikan. Hanya saja, agenda tersebut tidak membuahkan hasil lantaran Kapolsek tidak berada di tempat. “Kemarin saya coba ke Polsek untuk konfirmasi, cuma belum ketemu,” ujarnya.

Keterlibatan Jn alias Rambo (33) dalam pencurian kendaraan bermotor ini menjadi pembelajaran tersendiri bagi jajaran KPH Tambora. Bahkan rencananya, tambah Sukri, selepas ancaman Covid-19 menurun Pamhut akan dikumpulkan semua untuk proses pembinaan. Sehingga tidak ada lagi anggota KPH yang terjerat hukum akibat lalai atau desakan-desakan lain.

Sementara Informasi yang dihimpun Suara NTB sebelumnya, Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Dusun Latonda I Desa Pekat pada 25 April 2020 itu terungkap polisi, Selasa, 26 Mei 2020 Pukul 19.30 Wita. Ia Jn alias Rambo (33) Pamhut dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tambora. Terungkapnya aksi jahat tersangka buah petunjuk rekaman CCTV.

Kapolsek Pekat, Ipda Muh Sofyan Hidayat, S. Sos., melalui Paur Kasubag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifan menerangkan, atas laporan kehilangan sepeda motor Revo Absolut yang disampaikan Yuli Hardiana dengan LP/31/IV/2020/NTB/Res Dompu-Sek Pekat Tanggal 25 April 2020, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan petunjuk rekaman CCTV pada rumah korban.

  257 Narapidana Lapas Mataram Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri

Berdasarkan petunjuk tersebut pelaku terlihat berjalan sendiri menuju TKP. Setelah situasi aman langsung menggeret sepeda motor sekitar 200 meter dan menghidupkannya dengan cara menyambung kabel kontak. “Dari petunjuk pelaku mengarah pada satu orang warga Desa Pekat atas nama Rambo. Ia merupakan Pamhut KPH Tambora,” ungkapnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here