Diduga Tak Berizin, Pembangunan Hotel di Gili Trawangan Jalan Terus

Ilustrasi

Tanjung (Suara NTB) – Hotel N Gili Trawangan, diduga tak mengantongi izin dari Pemda Lombok Utara. Anehnya, pembangunan hotel itu jalan terus. Saat ini, terlihat salah satu bangunannya telah mencapai 2 lantai.

Hal itu pun menjadi keluhan dari hotel tetangga, yakni Hotel Wilson. GM Hotel Wilsons, Lalu Kusniawan, kepada wartawan, Sabtu,  2 Februari 2019 mengeluhkan keberadaan hotel tersebut. Bukan karena legalitas perizinan, melainkan fisik bangunan Hotel N yang diklaim tidak sesuai tata ruang.

Iklan

“Bangunan milik mereka tidak sesuai Perbup. Bahwa, jarak dinding bangunan harus 2 meter dari tembok pembatas,” keluh Kusniawan.

Ia tak memungkiri, Pemerintah daerah Lombok Utara melalui pejabat Staf Ahli pernah inspeksi ke lokasi hotel tersebut tahun 2018 lalu. Namun anehnya, pembangunan hotel itu tetap berjalan meski tanpa mengantongi izin.

Antar manajemen Hotel Wilsons dan Hotel N pun sempat bersitegang akibat pengawalan peraturan yang tidak tegas dari Pemda KLU. Hingga Wilsons yang lebih dulu hadir dan mematuhi aturan, dilaporkan ke Ombudsman NTB.

“Di Ombudsman saya dituding tidak kooperatif. Bagaimana coba, di mana letak saya tidak kooperatif padahal yang melanggar itu mereka,” cetusnya.

Perihal ketiadaan izin hotel, diakui sendiri oleh Kepala Disnaker Penanaman Modal dan PTSP KLU, Vidi Ekakusuma. Via pesan What’s App, Vidi mengaku, Hotel N tak mengantongi legalitas pembangunan yang disyaratkan pemerintah.

“Memang belum berizin mas, dan sudah distop (aktivitas pembangunan) oleh Bagian Pengawasan Pembangunan,” ujarnya singkat.

Terhadap fakta itu, Kusnawan berharap agar Pemda KLU betul-betul menerapkan kebijakan, memberikan kepastian hukum kepada investor. “Jika memang melanggar, tidak punya izin, mengapa dibiarkan membangun. Saya setiap hari di sini melihat terus aktivitasnya,” tandasnya. (ari)