Diduga Serangan Jantung, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

Warga yang ditemukan meninggal di tengah sawah gegerkan warga Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur, Selasa, 22 Desember 2020. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Seorang pria paruh baya bernama Subki alias Amaq Supandi (50) warga Dusun Pengembuk Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng), Senin, 21 Desember 2020 ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah berugak di tengah persawahan di Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur. Pria malang ini diduga mengalami serangan jatuh, usai menyabit rumput di area persawahan tersebut.

Korban kini sudah dibawah pulang oleh keluarganya, untuk dimakamkan di desa tempat tinggalnya. “Korban sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga,” sebut Kapolsek Praya Timur, Iptu Dami, membenarkan kejadian tersebut, Selasa, 22 Desember 2020.

Ia mengungkapkan, penemuan mayat itu berawal saat salah seorang warga desa setempat sedang bekerja di sawah tidak jauh dari lokasi penemuan korban. Sebelumnya saksi sempat melihat korban tengah menyabit rumput. Tidak lama berselang, saksi melihat korban tengah beristirahat di sebuah berugak di tengah sawah.

Awalnya saksi tidak terlalu menghiraukan korban. Namun saat saksi akan beristirahat, saksi melihat korban telah terbaring tidur. Tapi saksi melihat ada kejanggalan terhadap korban dan langsung memanggil warga lainnya untuk memeriksa kondisi korban.

“Saksi berinisiatif mengecek kondisi korban dengan memanggil warga lainnya untuk bersama-sama mengecek kondisi korban. Saat dicek, diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Saksi sempat bingun, karena tidak mengenal dan tidak tahu identitas korban. Tapi tiba-tiba saat melihat handphone milik korban, salah seorang keluarga korban menelepon, sehingga saksi langsung memberitahukan kondisi korban.

Setelah mendapat kabar tersebut, pihak keluarga korban beberapa saat kemudian mendatangi lokasi kejadian. Bersama aparat kepolisian dan warga, korban kemudian dievakuasi untuk selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka. “Dari pihaknya keluarga mengaku, kalau korban pergi dari rumah sekitar pukul 13.00 wita untuk menyabit rumput. Sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia, karung berisi rumput milik ditemukan di dekat korban,” tambah Dami.

Korban diduga meninggal dunia karena diduga serangan jantung, sehingga pihak keluarga menolak dilakukan otopsi oleh pihak kepolisian. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here