Diduga Salahi Izin Tinggal, WNA Asal AS Diamankan di ĶSB

Taliwang (Suara NTB) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal California, AS, Aroon Becker (26) terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum (Polisi) dan pihak Imigrasi Sumbawa Besar. Hal ini  terjadi lantaran yang bersangkutan diduga telah menyalahi izin tinggal di wilayah Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang.

Informasi yang dihimpun Suara NTB menyebutkan, bahwa Aroon Becker diamankan lantaran dia kedapatan sedang melakukan aktivitas mengajar di salah-satu SD di wilayah kertasari. Dimana dalam proses mengajar, pria dengan nomor Paspor 498025013 dan berlaku hingga 3 Desember 2022 tersebut, mengajar bahasa Inggris dan teknik sepakbola. Bahkan aktivitas belajar mengajar ini juga sudah dilakukan yang bersangkutan sejak tiga hari yang lalu yang melibatkan 20 orang siswa di sekolah tersebut.

Iklan

Kapolsek Taliwang, Iptu Budiman Perangin- angin kepada Suara NTB, Kamis, 12 Oktober 2017 membenarkan telah dilakukannya penangkapan terhadap WNA asal Amerika tersebut. Hanya saja dia enggan memberikan informasi lebih jauh baik itu tujuan dari WNA ini datang ke Sumbawa Barat ataupun tujuan dia memberikan pengajaran terhadap siswa-siswi di SD tersebut.

“Saat ini yang bersangkutan sudah kita serahkan ke Imigrasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang dilakukan di Sumbawa Barat,” sebutnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) melalui Kabid Lattas Penta Taufik Hikmawan mengatakan, setelah memeriksa dokumen tenaga kerja yang ada dinas terkait, pihaknya meyakini bahwa WNA yang diamankan tersebut tidak memiliki izin untuk bekerja. Tetapi diduga yang bersangkutan datang hanya untuk berlibur.

Sementara aktivitas yang dilakukan (belajar mengajar) di salah satu sekolah tersebut tidak sama sekali dibenarkan karena aturannya sudah sangat jelas. Sehingga keberadaan WNA ini patut dicurigai, jangan sampai ada misi lain di proses belajar mengajar tersebut. “Kita juga sudah menyerahkan WNA tersebut ke Imigrasi untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya. (ils)