Diduga Permasalahan Keluarga, IRT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Anggota kepolisian saat berada di rumah korban yang ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RJ (43) warga Dusun Marga Damai, Desa Lamenta, Kecamatan Empang, Sumbawa, ditemukan meninggal gantung diri di rumahnya, Selasa, 28 Juli 2020 sekitar pukul 06.30 Wita. Diduga yang bersangkutan mengakhiri hidupnya lantaran dipicu permasalahan keluarga.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh anaknya sekitar pukul 06.00 Wita. Anak korban yang terbangun masuk ke ruang dapur untuk minum. Yang bersangkutan berteriak memanggil ayahnya, Saharuddin (34) karena melihat korban dalam keadaan tergantung dengan tali terjerat di leher.

Iklan

Saharuddin kemudian mengambil pisau dan memotong tali tersebut.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, Iptu Sumardi, S.Sos. membenarkan peristiwa itu. Sekitar pukul 06.50 Wita, anggota Polsek Empang bersama KUPT Puskesmas setempat telah mendatangi TKP melakukan identifikasi dan mengevakuasi jenazah.

Hasil pemeriksaan dari pihak puskesmas, tidak temukan adanya tanda-tanda kerasan. Korban meninggal dunia murni karena lilitan tali di leher.

Dijelaskannya, untuk sementara korban diduga nekat gantung diri lantaran adanya permasalah keluraga. Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas terkait peristiwa tersebut dan menganggapnya sebagai suatu musibah.

“Rencana korban akan dimakamkan pada hari ini juga di pemakaman umum Desa Lamenta,” pungkasnya. (ind)

  “Illegal Fishing” Marak, Pengawasan Laut di Sumbawa Malah Menurun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here