Diduga Permainan Peternak, Harga Ayam Tembus Rp 40 Ribu Perkilogram

????????????????????????????????????

Mataram (Suara NTB) – Harga ayam di pasaran terus merangkak naik. Dari harga awal 22 ribu/kg, kini menembus harga Rp 40 ribu/kg. Kenaikan harga ayam jenis broiler diduga karena permainan peternak.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Muttawali menjelaskan, kenaikan harga ayam bukan semata – mata karena menjelang ramadan. Perusahaan di Pulau Jawa menghentikan pengiriman ke Lombok.

Iklan

Perusahaan yang sering dipakai mengalami miskomunikasi dengan peternak di Lombok Tengah. Sehingga, pengiriman dihentikan. Karena kelangkaan maka dinaikan harga oleh peternak. “Tapi sekarang ini sudah diselesaikan. Mudah – mudahan dalam 2 – 3 hari bisa kembali normal,” terangnya, Kamis, 18 Mei 2017.

Muttawali menyebutkan, harga daging ayam normal Rp 22 – 25 ribu/kg di tingkat peternak. Tetapi di pasar tergantung pedagang menjual Rp 27 – 30 ribu/kg. Persoalan antara peternak dengan perusahaan harga dijual mencapai Rp 35 – 40 ribu/kg. Dinas Pertanian tengah berupaya menyelesaikan kesalahpahaman itu, agar harga kembali normal.

Dia menyebutkan, kebutuhan perhari ayam 14 – 16 ton perhari. Sekarang ini cukup terganggu oleh peternak akibat permainan tersebut. Masyarakat sambung dia, tak perlu khawatir dengan isu penyelundupan maupun kelangkaan. Selama ramadan, stok ayam masih aman hingga jelang Idul Fitri.

“Biasanya bulan ramadan itu stok naik 5 – 10 persen,” sebutnya.

Untuk kebutuhan daging sapi, dua rumah pemotongan hewan. RPH Majeluk dan Gubuk Mamben rutin menyembelih 18 – 30 ekor setiap hari. Harga daging sapi super Rp 110 – 120 ribu/kg.

Memasuki ramadan ini, pihaknya telah mengkomunikasikan dengan pengusaha menyiapkan stok. “Insya Allah, stok dari ramadan, lebaran bahkan Kurban masih aman,” kata Muttawali. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here