Diduga Langgar PPKM Darurat, Tempat Karaoke Ditutup Paksa

Kapolsek Cakranegara M Nasrullah (kanan) Sabtu, 17 Juli 2021 memeriksa tempat karaoke di salah satu hotel di Cakranegara, Mataram yang buka di masa PPKM Darurat.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polisi membubarkan kegiatan hiburan karaoke di kawasan Cakranegara, Mataram. Usaha sektor nonesensial ini wajib tutup selama PPKM Darurat. Pengelola usaha diamankan. Sedang diselidiki lebih lanjut mengenai indikasi pidananya. Hal itu berkat patroli pada Sabtu, 17 Juli 2021. Sementara PKL di tepi jalan diminta tutup yang notabene sektor esensial. Karaoke di salah satu hotel ini malah tetap buka menerima tamu bahkan lewat pukul 20.00 Wita.

Dari depan, hotel dan fasilitas karaokenya memang tampak tutup. Tapi ternyata di dalamnya tetap ada kegiatan. Tampak pemandu lagu dan kasir tersedia melayani tamu. Manajer usaha karaoke berinisial WP turut diamankan. “Sudah kita amankan untuk pemeriksaan,” kata Kapolsek Cakranegara Kompol M Nasrullah saat memimpin patroli yang didukung Tim Puma Polda NTB ini. Tempat karaoke ini langsung dihentikan sementara kegiatannya.

Iklan

Hal serupa juga berlaku pada kafe di Abiantubuh, Cakranegara. Modusnya juga sama dengan menampilkan diri seolah-olah sudah tutup. “Tapi di dalam ada ruang karaoke yang buka menerima tamu,” ucap Nasrullah. Manajer dan karyawan diamankan untuk pemeriksaan.

Nasrullah mengatakan, pihaknya mendalami indikasi pidana seperti diamanatkan dalam UU No/6/2018 tentang kekarantinaan kesehatan. Selain merujuk pada Perda Provinsi NTB No7/2020 tentang penanggulangan penyakit menular. Dua tempat karaoke itu sebelumnya sudah diberi imbauan. Bahkan peringatan.

“Sudah berkali-kali. Ini kita ambil tindakan tegas karena tidak mengindahkan peringatan sebelumnya. Untuk pidananya, kita dalami pembuktian unsurnya. Kita berharap semua pihak mematuhi aturan PPKM Darurat ini,” tandas manta Kapolsek Ampenan ini. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional