Diduga Kumpul Kebo, Dikbud Klarifikasi Oknum Guru di Kota Bima

Najib Mubarok, suami oknum guru PNS inisial RA (37), saat melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya ke Dikbud Kota Bima, Senin, 30 Agustus 2021.(Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima, akhirnya memanggil oknum guru PNS SDN 55 Kota Bima. Pemanggilan RA (37) pada Senin, 30 Agustus 2021, untuk klarifikasi terkait kasus dugaan perselingkuhan di sebuah kamar kos. Tepatnya di Kelurahan Lewirato Kecamatan Mpunda.

Kadisbud Kota Bima, Ir. Supratman kepada wartawan di kantornya menjelaskan, untuk menyikapi hasil BAP SDN 55 Kota Bima terkait dugaan RA kumpul kebo dengan pasangan selingkuh, hari ini pihaknya telah memanggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi. “Hingga saat ini masih proses BAP yang bersangkutan. Jadi tugas dinas melakukan BAP sesuai kewajiban sedang dilaksanakan,” terangnya.

Iklan

Pada tahap awal klarifikasi ini, lanjut Supratman, baru terduga RA yang dimintai keterangan oleh jajaran di ruang Bidang Dikdas Dikbud Kota Bima. Sementara pihak lain seperti suami, pemilik kos atau terduga pasangan selingkuhnya, belum berani dipastikan. Mereka masih menunggu hasil permintaan keterangan awal dari RA.

Informasi yang diperoleh, terduga pasangan kumpul kebo oknum guru ini masih satu atap sekolah dengan RA. Mereka sama-sama berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menanggapi itu, Supratman mengaku belum mengetahui jelas identitas yang bersangkutan. “Tergantung hasil dari BAP yang perempuan ini dulu. Kalau identitas jelas, baru kita tentukan langkah selanjutnya,” tegas dia.

Pantauan Suara NTB, RA menjalani proses pemeriksaan di ruang kerja Kabid Dikdas Dikbud Kota Bima. BAP yang dimulai sekitar Pukul 09.00 Wita itu, sampai Pukul 12.00 Wita masih terus berlangsung. Selain RA, tampak di halaman Kantor Dikbud Kota Bima, suaminya yakni Najib Mubarok. Ia datang dengan ditemani beberapa orang anggota keluarga. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional