Diduga Hanyut di Sungai, Seorang Bocah Belum Ditemukan

0
Lokasi awal hilangnya bocah tiga tahun di Desa Pengenjek. Aparat tengah melakukan pencarian bocah yang hilang diduga hanyut di sungai setempat, Senin (6/12).(Suara NTB/ist).

Praya (Suara NTB) – Seorang bocah berusia tiga tahun asal Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah (Loteng), hilang sejak Minggu, 5 Desember 2021. Ia diduga hanyut di sungai setelah sebelumnya diketahui mandi di pinggir sungai saat hujan lebat turun mengguyur desa setempat. Aparat kepolisian bersama warga hingga kini masih terus melakukan pencarian.

“Korban hilang sejak Minggu sore kemarin,” terang Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jonggat Iptu Bambang Sutrisno, Senin, 6 Desember 2021. Bermula saat korban tengah mandi hujan di dekat sungai tidak jauh dari rumahnya. Selang beberapa lama, saat dicari korban ternyata sudah menghilang.

IKLAN

Mengetahui kejadian warga lantas berusaha melakukan pencarian. Namun tidak membuahkan hasil. Pencarian sendiri dilakukan hingga malam hari bersama tim gabungan dari SAR, BPBD Loteng, TNI, serta aparat kepolisian. Tetapi tetap juga tidak membuahkan hasil.

Kondisi gelap serta derasnya arus air sungai membuat upaya pencarian kian sulit. Sehingga proses pencarian terpaksa dihentikan sementara waktu. “Hari ini (Senin kemarin,red) pencarian akan kembali dilakukan. Dengan titik pencarian akan difokuskan disepanjang sungai Dusun Berembeng Barat Daya Desa Pengenjek,” sebut Bambang.

Pasalnya korban yang diketahui bernama Ahmad Idris Azhari informasinya hilang di sekitar sungai. Jadi fokuskan pencarian di sekitar lokasi tempat hilangnya korban. “Semoga korban bisa segera ditemukan,” tandasnya seraya berharap kasus menimpa korban bisa menjadi pembelajaran bagi para orang tua agar secara ketat mengawasi anak-anaknya. Apalagi kalau sedang main hujan di pinggir sungai. (kir)