Diduga Edarkan Sabu, Warga Bagik Polak Labuapi Diringkus Polisi

Terduga pelaku penyalahguna narkoba asal Bagik Polak Kecamatan Labuapi diamankan polisi. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) -Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat kembali mengungkap kasus narkoba di wilayah Labuapi. Tim Opsnal Sat Resnarkoba yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Lombok Barat Iptu Faisal Afrihadi, S.H., melakukan penangkapan terhadap T laki-laki beralamat di Dusun Karang Bucu Desa Bagik Polak Kecamatan Labuapi karena diduga memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu, Sabtu, 17 Oktober 2020 Pukul 12.00 Wita.

Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita sebanyak 6 poket klip bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 2.20 garam. Dijelaskan Faisal, kronologi penangkapan terduga pelaku berawal dari informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Karang Bucu Lauk Desa Bagek Polak Kecamatan Labuapi sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu. Berdasarkan informasi tersebut, ia bersama anggota Opsnal Satuan Narkoba melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku insial T alias U di Dusun Karang Bucu.

Iklan

Terduga pelaku ditangkap di rumahnya. Pada saat penangkapan, aparat menemukan satu bungkus rokok merk Gudang Garam yang di dalamnya ditemukan 6 poket klip plastik bening yang diduga narkotika jenis sabu. Masing-masing klip plastik berisi 0.26 gram narkotika jenis sabu, 0.26 gram, 0.28 gram, 0.28 gram, 0.28 gram. Dan satu klip plastik bening lainnya berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0.30 gram. “Selanjutnya kami mengamankan terduga ke Mapolres Polres Lombok Barat guna pemeriksaan lebih lanjut,”jelas dia.

Selain barang bukti diduga sabu, timnya juga menyita peralatan diduga untuk memakai narkotika, yakni 3 buah bong yang sudah dimodifikasi, dua buah kaca, dua buah korek api, dua buah gunting, dua buah pipet warna merah putih yang sudah dilancipkan. Diamankan juga barang elektronik berupa HP, dompet dan uang sebesar Rp1.550.000 milik pelaku yang diduga hasil transaksi narkoba. Selanjutnya, pihaknya melakukan tes urine terhadap terduga pelaku dan mempersiapkan barang bukti untuk diuji forensik. “Barang bukti kami bawa ke kantor Mapolres,”imbuh dia. (her)