Diduga Edarkan Sabu, Dua Warga Diamankan Polisi

Pelaku terduga pengedar narkoba digeledah oleh aparat kepolisian. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Polres Lombok Utara kembali mengamankan warga yang diduga terlibat peredaran narkoba. Pengungkapan Satresnarkoba Polres Lombok Utara, Minggu, 27 Juni 2021, dua warga masing-masing, EH alias Edi (40) dan M alias Mul (31) diamankan berikut barang bukti.

Rilis yang diterima koran ini, Senin, 28 Juni 2021, Kasat Resnarkoba Polres Lombok Utara, Iptu Surya Irawan, mengungkapkan penangkapan terhadap kedua warga asal Kecamatan Pemenang itu dilakukan pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WITA. Keduanya diamankan di kediaman EH, Dusun Karang Gelebeg, Desa Pemenang Timur.

Iklan

“Satres Narkoba kembali mengamankan 2 orang laki-laki diduga mengedarkan, memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika jenis sabu,” ujar Surya.

Kronologis pengungkapan kasus, penangkapan keduanya bermula dari informasi masyarakat yang diterima kepolisian, sekitar pukul 17.00 Wita. Bahwa di TKP (tempat kejadian perkara) diduga kuat sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti. Polres Lombok Utara menurunkan Tim Opsnal yang dipimpin langsung, Kasat Resnarkoba, serta KBO Sat Resnarkoba Ipda Totok Ari Suwondo, SH.

Tim bergerak menuju TKP untuk dilakukan penyelidikan. Usai mendapat informasi A1, tim kemudian melakukan pengintaian dan tepat pada pukul 22.00 WITA, pelaku dibekuk. “Setelah terduga diamankan, selanjutnya dilakukan penggeledahan badan di TKP dan lokasi sekitar, dengan hasil ditemukannya barang bukti,” sambung Surya.

Adapun barang bukti narkoba, meliputi satu poket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,43 g, dua buah handphone, satu buah HP Android, 1 buah HP senter, satu bendel klip plastik bening, dua buah tabung kaca, tiga buah korek api, tujuh buah sedotan yang sudah dimodifikasi, satu buah alat bong, satu buah buku tabungan beserta kartu ATM Bank BNI, dan Uang tunai sejumlah Rp 2,621 juta.

“Kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Lombok Utara untuk pemeriksaan dan penyidikan, cek urin, membuat LP, melengkapi administrasi penyidikan, dan mengecek BB ke BPOM,” tutup Surya Irawan. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional