Diduga Edarkan Narkoba, Pasutri di Lotim Ditangkap

Selong (Suara NTB) – Aparat Polres Lombok Timur (Lotim), berhasil menangkap pasangan suami istri (pasutri) SS alias Sam (41) dan istrinya SKL alias Kiki (43) yang diduga sebagai pengedar narkoba, Minggu, 2 April 2017. Penangkapan pelaku dilakukan langsung di rumahnya di Terara Selatan Kecamatan Terara berdasarkan laporan dari masyarakat.

Kapolres Lotim, AKBP. Wingky Adhityo Kusumo, SIK,MH melalui Kasat Resnarkoba AKP. Prayit Harianto, SH, mengatakan, pelaku merupakan target lama Satresnarkoba Lotim. Penangkapan terduga pelaku beberapa kali mengalami kendala, sehingga, dari hasil koordinasi dan kejelian dari petugas, keduanya berhasil ditangkap di rumahnya.

Iklan

Selain mengamankan pelaku, turut juga diamankan sejumlah barang bukti (BB) setelah dilakukan penggeledahan, berupa enam bungkus narkotika jenis sabu berat bruto 3,62 gram, tiga buah alat hisap sabu (bong), 8 buah pipet plastik, empat buah skop plastik, satu buah jarum, empat buah tabung kaca atau silinder.

Selain itu, turut juga diamankan, uang tunai sebesar Rp 1.424.000, lima buah HP berbagai merek dan dompet tempat menyimpan sabu. “Ketika dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku, disaksikan langsung oleh anak gadisnya yang ketika itu berada di dalam rumah,’’ ujarnya.

Terkait dengan penangkapan pasutri yang diduga sebagai pengedar narkoba ini, setidaknya mampu menghambat laju peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap kepada masyarakat untuk mengawasi keluarganya dan melaporkan apabila ada masyarakat di masing-masing tempat tinggalnya sebagai pengedar narkoba. Apalagi dampak narkoba sangat berbahaya bagi masa depan generasi bangsa. Saat ini terduga pelaku diamankan di Satresnarkoba Polres Lotim untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan UU 35 tahun2009 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here