Diduga Depresi Pasca Cerai, Seorang Duda Ditemukan Tewas di Sungai

Mataram (suarantb.com) – Warga Dusun Gerunung, Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di sungai dusun tersebut. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Markinun waga desa setempat, sekitar pukul 12.00 Wita, Rabu, 19 Oktober 2016.

Identitas mayat diketahui bernama Ipul (28) asal Dusun Tanak Putik, Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Kasubag Humas Polres Loteng, AKP. I Made Suparta membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurutnya, mayat tersebut ditemukan warga saat hendak memotong bambu.

Iklan

“Saksi saat itu pergi ke ladang dekat dengan TKP dengan maksud memotong bambu. Setelah tiba di TKP, saksi mencium aroma busuk di sekitar lokasi. Akhirnya saksi mencari sumber bau tersebut. Sekitar 20 meter, saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi tubuh yang busuk,” ujar Suparta saat dihubungi suarantb.com.

Atas kejadian tersebut, saksi kemudian bergegas memberitahukan pada warga sekitar. Warga kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian.

Menurut Suparta, berdasarkan keterangan beberapa warga, korban diduga mengalami depresi akibat pernikahannya hanya mampu bertahan seminggu dengan sang istri tercinta. Korban diduga mengalami depresi berat begitu mengetahui mantan istri telah menikah dengan orang lain dengan tempo waktu yang begitu cepat.

Indikasi korban bunuh diri tidak begitu saja diamini oleh kepolisian. Menurut Suparta, polisi tidak begitu saja menyatakan korban bunuh diri, karena hingga kini jenazah tersebut belum diotopsi oleh dokter.

“Sementara kita belum tahu. Karena hingga kini belum diotopsi oleh tim dokter,” ucapnya.

Keterangan keluarga yang diperoleh oleh kepolisian, korban terakhir kalinya meninggalkan rumah pada Minggu, 16 Oktober 2016, atau tepat tiga hari setelah ditemukan mayat korban di sungai tersebut. (szr)