Diduga Cemburu, Seorang Suami Bacok Istrinya

Dompu (Suara NTB)

Seorang ibu rumah tangga (IRT) harus dirawat di RSUD Dompu karena menderita luka robek cukup serius pada bagian dahi, lengan kanan dan jari, serta jari tangan kanannya terputus. Fatimah (31) warga Saleko Desa Sorisakolo Dompu ini diduga dianiaya suaminya, SH (28) diduga karena cemburu.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap warga Saleko Desa Sorisakolo pada Rabu (6/7) sekitar pukul 22.00 wita terjadi di kediamannya. Korban yang sudah menderita luka robek sempat teriak minta tolong kepada warga sekitar. “Mendengar suara minta tolong, kita langsung mendekat dan ternyata korban sudah tersimbah darah. Kita langsung bawa ke RSUD,” kata Sadam kepada wartawan, Kamis (7/7).

Pelaku diduga menganiaya dan membacok istrinya karena motif cemburu. Karena sebelum kejadian, keduanya cempat terlibat percekcokan. Namun saat warga menghampiri rumahnya, pelaku sudah melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Priyo Santoso, S.IK yang dihubungi mengatakan, korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Dompu. Pihaknya belum banyak mendapat keterangan dari korban dan saksi lain pasca kejadian, karena pelapor sendiri belum bisa diambil keterangan. “Pelapor juga belum kita mintai keterangan, jadi belum banyak informasi yang bisa disampaikan,” katanya.

Namun pelaku yang notabene suami korban, kata Priyo, hingga saat ini masih melarikan diri dan sedang ditelusuri keberadaannya oleh anggota Kepolisian. “Pelakunya masih melarikan diri. Anggota sedang mengejarnya,” katanya. (ula)

DIRAWAT – Fatimah warga Sorisakolo, korban kekerasan dalam rumah tangga mendapat perawatan intensif dari RSUD Dompu atas pembacokan oleh suaminya sendiri, Rabu (6/7) malam. (Suara NTB/ula)