Diduga Cemarkan Nama Baik Kampus, Mahasiswa STMIK Bumigora Dilaporkan ke Polisi

Mataram (suarantb.com) – Seorang mahasiswa semester VI STMIK Bumi Gora dilaporkan pihak kampus atas tuduhan melakukan pencemaran nama baik lembaga. Pihak kampus melaporkan Andriyan Rizki Saputra karena diduga melakukan penghinaan institusi kampus melalui media sosial facebook. Terlapor hari ini menjalani pemeriksaan  di Ruang Unit II Subdit II CCISO Polda NTB, Senin, 22 Agustus 2016.

Andriyan diperiksa sebagai saksi selama kurang lebih empat jam. Seusai menjalani pemeriksaan, Andriyan menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya menempelkan selebaran di  mading kampus berisi kritikan pada pihak kampus. Kemudian kritik terhadap kampus berlanjut melalui media sosial Facebook.

Iklan

“Isi selebaran bermuatan bagaimana sesungguhnya mahasiswa harus berperan sebagai agen perubahan, dan itu dibagikan lagi melalui media sosial,” ungkap Adriyan saat ditemui di Mapolda NTB.

Diketahui, penempelan selebaran dilakukan Adriyan pada 27 Juni. Sebulan kemudian tepatnya 22 Juli pihak kampus melaporkan hal tersebut kepada  kepolisian dengan tuduhan melanggar undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Oleh penyidik, Andriyan ditanyakan terkait kronologis penyebaran melalui Facebook yang disertai karikatur yang dinilai melecehkan kampus. Diketahui, penempelan selebaran merupakan kesepakatan salah satu organisasi kampus tempat Andriyan bernaung.

“Ditanya terkait kronologis terkait penyebarluasan selebaran melalui Facebook dengan disertai karikatur bergambar kondisi realita kampus. Penyidik juga baru mengetahui selebaran yang ditempelkan tersebut adalah hasil kesepakatan organisasi,” jelasnya.

Sementara, hari ini juga penyidik telah mengirim surat panggilan terhadap dua orang mahasiswa STIMIK Bumi Gora yang ikut dalam menempelkan selebaran kritikan terhadap kampus. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here