Diduga Bermotif Dendam, Amaq Budiono Bunuh Tetangganya

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kasus pembunuhan di Desa Rembitan, Jumat, 7 Desember 2018. (Suara NTBkir)

Praya (Suara NTB) – Warga Desa Rembitan Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), Jumat, 7 Desember 2018), digegerkan kasus pembunuhan yang menimpa Nurjenah Susanto, warga Dusun Selemang Desa Rembitan. Korban 37 tahun tersebut, diduga dibunuh oleh Senap alias Amaq Budiono (37) yang tidak lain tetangganya satu kampung. Kasus pembunuhan tersebut terjadi diduga karena dendam lama.

Adapun terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Loteng untuk keperluan penyelidikan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kasusnya sudah kita tangani. Pelaku juga sudah diamankan untuk keperluan penyelidikan,” aku Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles Girsang, SIK.

Iklan

Kejadiannya bermula saat pelaku pergi ke sawah untuk bekerja, sekitar pukul 08.00 wita.
Setelah bekerja sekitar tiga jam, pelaku kembali pulang untuk melaksanakan Salat Jumat. Di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Pendong Endong Dusun Selemang Desa Rembitan, pelaku bertemu dengan korban yang saat itu mengendarai sepeda motor.

Setelah berpapasan dengan korban, pelaku kemudian ingat dendam lamanya terhadap korban. Di mana beberapa tahun yang lalu, saat pelaku menjadi TKI di Malaysia, korban diduga mengganggu istri pelaku hingga akhirnya pelaku bercerai dengan istrinya.

Seketika emosi pelaku pun memuncak begitu melihat korban. Pasalnya, pelaku memang sudah sejak lama tidak bertemu dengan korban. Pelaku yang saat itu membawa sabit langsung menebas korban dari arah belakang. Hingga korban terjatuh dari sepeda motornya.

Belum puas, begitu melihat korban terjatuh pelaku terus menyerang korban dengan parang secara membabi buta hingga membuat korban tak berdaya. Usai melampiaskan amarahnya, pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang terluka parah dan langsung menyerahkan diri ke Polsek Pujut.

Mendapat kabar tersebut, ini, aparat Polsek Pujut mengamankan pelaku ke Polres Loteng untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara beberapa personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Kabar pembunuhan dalam waktu singkat menyebar ke warga desa setempat. Setelah dua orang warga menemukan korban tergeletak sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian. “Dari hasil olah TKP, di tubuh korban ditemukan sejumlah luka tebas akibat benda tajam,” jelas Rafles.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sengkol untuk menjalani visum oleh petugas. Setelah itu diserahkan ke pihak keluarga. “Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Untuk mengetahui lebih dalam motif pembunuhan tersebut,” pungkasnya. (kir)