Diduga Belum Bayar Uang Fraksi, Anggota DPRD dari PPP Terancam Di-PAW

Selong (Suara NTB) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuzi, mengancam akan melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap sejumlah anggota DPRD Lotim dari PPP. Kebijakan itu akan diambil terkait selama dua tahun terakhir ini, tiga anggota fraksi PPP yang duduk di DPRD Lotim tidak menunaikan kewajibannya berupa membayar uang fraksi.

Ketua DPC PPP Lotim  H. A. Muzani Umar, menjelaskan, pembayaran atau penyelesaian kewajiban yang harus dilakukan oleh anggota DPRD berupa membayar uang fraksi sebesar Rp 2,5 juta per orang setiap bulannya. Jumlah ini, ujarnya, merupakan keputusan yang sudah tertuang dalam AD/ART partai serta tercantum dalam pakta integritas yang sudah ditandatangani.

Iklan

Muzani mengaku sudah beberapa kali melayangkan surat terhadap tiga anggotanya yang hingga saat ini masih duduk di kursi DPRD Lotim. Teguran pertama dilayangkan pada tahun 2015 lalu dengan jangka waktu 15 hari. Namun pada saat itu, tiga anggota ini tetap tidak menunaikan kewajibannya dengan membayar uang fraksi. Begitu juga dengan surat teguran kedua yang juga berlaku selama 15 hari. “Dalam waktu dekat ini kita akan melayangkan surat teguran kembali,” ungkapnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here