Diduga Bawa Sabu, Pengunjung Rutan Selong Diamankan

Selong (Suara NTB) – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Selong mengamankan seorang perempuan, Sabtu, 29 April 2017 lalu. Warga Mataram ini diamankan karena diduga membawa narkoba jenis sabu saat hendak membesuk salah seorang warga binaan di Rutan Selong.

Informasi yang didapat Suara NTB dari petugas di Rutan Selong, perempuan tersebut diamankan saat masuk ke dalam rutan untuk membesuk salah satu warga binaan bernama Hasan Alwi Al Idrus. Namun saat dilakukan pemeriksaan pertama atau pemeriksaan rutin terhadap semua pengunjung beserta barang bawaannya di penjagaan pertama, petugas berhasil menemukan narkoba jenis sabu yang dibawa pelaku.

Iklan

Barang haram disembunyikan oleh pelaku di dalam bungkus rokok dengan cara membuka dan melekatkan kembali segel yang terdapat pada bagian luar bungkus rokok. Kecurigaan petugas terhadap barang bawaan pelaku dikarenakan segel bungkus rokok yang tidak persis menyerupai aslinya. Dari hasil penemuan narkoba itu, pihak Rutan Selong langsung mengkoordinasikannya dengan Satnarkoba Polres Lotim untuk dilakukan pemeriksaan, pengembangan lebih lanjut.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lotim AKP. Prayit Harianto, SH membenarkan pengamanan seorang pengunjung oleh petugas jaga Rutan Selong, terkait dugaan membawa narkoba jenis sabu rencananya akan diberikan terhadap salah satu penghuni Rutan. Terkait kasus itu, petugas dari Satresnarkoba Polres Lotim langsung membawa pengunjung asal Mataram tersebut ke Mapolres Lotim untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Kepada Suara NTB, Isn, mengaku tidak mengetahui adanya barang haram jenis sabu di dalam barang bawaannya. Rokok itu, menurutnya dititip oleh rekannya untuk diberikan kepada Hasan Alwi Al Idrus yang sebelumnya berhadapan dengan hukum, karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Sementara, Hasan Alwi Al Idrus yang dibesuk juga mengaku selama di dalam Rutan Selong, mengaku tidak pernah menggunakan narkoba. Masuknya Hasan ke dalam Rutan karena terlibat kasus curanmor dengan No Register  BI.74/16/363/KUHP. Adapun lama pidana yang bersangkutan 3 tahun penjara dengan expirasi tanggal 29 April 2019. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here