Diduga akan Digunakan Malam Pergantian Tahun, Ratusan Botol Brem Diamankan

Ilustrasi

Taliwang (Suara NTB) – Kepolisian Resort ( Polres ) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali berhasil menggagalkan pengiriman ratusan botol Minuman Keras (Miras) ke Pulau Sumbawa. Miras jenis brem tersebut, diduga akan digunakan jelang malam pergantian tahun 2018.

Kapolres KSB melalui Kasat Reskrim AKP. Muhaemin, SH., SIK kepada Suara NTB, Jumat, 28 Desember 2018 mengatakan, Miras jenis brem tersebut berhasil diamankan di Poto Tano dengan total mencapai 115 botol ketika melakukan operasi lilin gatarin.

Iklan

Bahkan, barang bukti yang juga sudah menjadi barang sitaan tersebut berasal dari Pulau Lombok dan akan dijual bebas di Pulau Sumbawa. Selain di pintu masuk Pulau Sumbawa (Poto Tano), operasi miras juga terus gencar dilakukan di beberapa wilayah di KSB. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa semakin ditekan, karena tindak pidana yang terjadi berawal dari Miras.

“Operasi Miras tetap akan terus kita lakukan jelang pergantian tahun karena kita indikasikan akan ada banyak pesta Miras yang terjadi sehingga angka kriminalitas juga meningkat,” sebutnya.

Dikatakannya, terhadap ratusan botol miras yang telah diamankan saat ini, dipastikan berasal dari luar daerah baik dari pulau Lombok. Karena hingga saat ini pihaknya masih belum menemukan produsen Miras apakah itu Brem, Arak, maupun jenis yang lain.

Bahkan para tersangka yang telah diamankan sebelumnya juga mengakui miras ini dipesan dari Pulau Lombok. Untuk menyikapi hal itu, pihaknya akan semakin mengintensifkan patroli di Poto Tano sebagai pintu masuk KSB dan Pulau Sumbawa. Tentu upaya untuk menekan peredaran miras ini bukan tanggung jawab Kepolisian saja melainkan warga masyarakat juga harus terlibat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri menekan peredaran miras ini, untuk itu kita berharap masyarakat bisa mengambil peran untuk memberikan informasi. Karena berawal dari Miras, maka gangguan Kamtibmas juga akan terjadi,” tandasnya. (ils)