Diduga Ada Mafia, Pemkot Mataram Didesak Bentuk PD Parkir dan PD Pasar

Pemkot Mataram didesak membentuk PD Parkir dan PD Pasar. Selama ini pendapatan daerah dari dua sektor ini, masih sangat minim. Nampak aktivitas di salah satu pasar tradisional di Kota Mataram yang belum tertata dengan baik.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dorongan kepada Pemkot Mataram agar membentuk PD (Perusahaan daerah) Parkir dan PD Pasar kembali menguat dalam rapat gabungan komisi-komisi DPRD Kota Mataram dengan eksekutif, Jumat, 26 Juni 2020.  Dorongan ini menyusul rendahnya pendapatan daerah yang bersumber dari sektor parkir.

‘’Denpasar, Bali mereka sudah membentuk PD Parkir dan PD Pasar,’’ sebut anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, IGB Hari Sudana Putra, SE.

Dia mempertanyakan, kendala apa yang dihadapi Pemkot Mataram sehingga PD Parkir dan PD pasar tidak kunjung terbentuk.

‘’Oleh karena itu pertanyaan besarnya, ada apa dengan instansi yang ada sehingga tidak mau membentuk PD Parkir dan PD Pasar,’’ ujarnya. Padahal, seperti diketahui, sebelum dibentuknya PD Parkir dan PD Pasar hasilnya selalu tidak mencapai target.

Politisi Partai Demokrat ini berkeyakinan, setelah dibentuknya PD Parkir dan PD Pasar, akan ada sumbangan PAD signifikan dari sana. Tidak kunjung terbentuknya PD Parkid dan PD Pasar, Gus Arik, begitu dia biasa disapa, menduga ada mafia dalam pemanfaatan lahan parkir di Kota Mataram.

“Karena liar. Kita semua orang lapangan pasti tahu ada beberapa kepentingan oknum di sana,” ucapnya.

Hal-hal seperti ini, kata anggota dewan dari daerah pemilihan Cakranegara ini, seharusnya dicermati bersama. Pasalnya, di banyak daerah sektor parkir menjadi primadona penyumbang PAD. Oleh karena itu, Gus Arik mengajak eksekutif lebih serius mengkaji pembentukan PD Parkir dan PD Pasar sehingga berdampak signifikan terhadap PAD Kota Mataram.

‘’Minimallah tahun depan PD Parkir dan PD Pasar sudah terbentuk,’’ harapnya.

Menanggapi desakan tersebut, Sekda Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito mengaku, Pemkot Mataram sudah menugaskan Balitbang untuk melakukan kajian khusus terkait pembentukan PD Parkir maupun PD Pasar pada tahun 2012.

‘’Akan kami cek kembali. Kalau ndak salah sudah pernah kami berikan jawaban khusus masalah PD Pasar. Sudah waktu itu jawabannya Pak Ketua. Kami lupa sekarang,’’ kilahnya. (fit)