Dibutuhkan 27.698 Orang, Pemprov Ingin Mayoritas Pekerja Lokal di KEK Mandalika

T. Wismaningsih Drajadiah. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB menginginkan mayoritas pekerja lokal yang akan mengisi peluang kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Diketahui, kebutuhan tenaga kerja di kawasan pariwisata perioritas nasional ini mencapai 27.698 orang. “Kita ingin 69 persen menggunakan tenaga kerja lokal,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah.

Kepada Suara NTB, Senin, 26 Oktober 2020, kepala dinas mengatakan, kebutuhan tenaga kerja ini termasuk dengan penyelenggaraan MotoGP 2021. Ia menyadari, tentu akan ada persaingan kerja antara orang lokal, dan calon pekerja dari luar. Karena itu, masyarakat di NTB juga diminta mempersiapkan diri. Tenaga kerja lokal harus menjadi tuan di rumah sendiri. Tugas pemerintah adalah mempersiapkannya.

Iklan

Pada dasarnya, pemerintah sudah mentransfer kompetensi melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Pemprov NTB, termasuk BLK dan LLK yang tersebar di provinsi ini. Kepala dinas meyakini, SDM lokal sangat siap. Tinggal dipoles sesuai kebutuhan keterampilan kerja di KEK Mandalika. Secara teknis, pemerintah daerah juga harus mendapatkan formasi tenaga kerja yang dibutukan di KEK Mandalika.

Seluruh stakeholders harus bersiap. Misalnya, Dinas Pairiwisata melalui Politeknik Pariwisata. Demikian juga kabupaten/kota lain juga harus turut mempersiapkan. Selain itu, tenaga-tenaga lokal lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kata kepala dinas juga diyakini siap. “Secara teknis, apa kebutuhan kerjanya, tinggal dilatih kembali. Kita berharap ada dukungan langsung dari Kemeneker juga nantinya untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal kita mengisi KEK Mandalika,” demikian Wismaningsih. (bul)