Dibangun 2019, Puskesmas Baru Lunyuk Mangkrak

Syarifuddin. (Suara NTB/ist), Abdul Malik. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Gedung baru Puskesmas Lunyuk yang dibangun 2019 lalu kini belum difungsikan atau mangkrak. Aktivitas pelayanan kesehatan masih memanfaatkan Puskesmas lama.

Anggota DPRD Sumbawa dari Dapil wilayah selatan, Syarifuddin S.Pd, kepada Suara NTB, Senin (⅓) kemarin, menyatakan sejak dibangun 2019 lalu, gedung baru puskesmas Lunyuk yang tepatnya berlokasi di desa Padasuka belum dapat dimanfaatkan. Bahkan beberapa bagian bangunan tersebut rusak, seperti atap bocor. Akses jalan tanah ke lokasi puskesmas juga becek dan berlumpur. “Sejak dibangun 2019 sampai sekarang tidak digunakan,”sebutnya.

Iklan

Saat ini, pelayanan kesehatan masih terpusat dibangunan puskesmas lama yang terletak di desa Lunyuk Rea. Atas kondisi ini, Gabung Ale, panggilan akrab anggota Fraksi Gerindra ini, mendesak Dinas Kesehatan untuk turun ke lokasi. Melihat secara langsung kondisi bangunan dan fasilitas puskesmas baru. Agar dapat segera dimanfaatkan. “Sia sia anggaran miliaran rupiah pembangunan puskesmas kalau tidak digunakan. Kami pun sudah pernah mengkoordinasikan masalah ini dengan camat dan diteruskan ke Kabupaten. Namun sampai saat ini tidak ada tindaklanjutnya,”tandas Gabung Ale didampingi Staf Ahli Fraksi Gerindra, Yudi Manyurang S.IP.

Camat Lunyuk, Iwan Sofyan saat dihubungi via seluler, pun membenarkan masalah ini. Masyarakat Lunyuk menolak penyerahan Puskesmas ini. Selama alat dan fasilitas pendukung belum dipasang. Perbaikan akses jalan ke Puskesmas pun belum dibenahi. Jalan masih becek dan berlumpur. “Beberapa tokoh masyarakat dan pemerintah lokal menyampaikan keberatan karena tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan hingga pembangunan puskesmas Lunyuk,”terangnya.

Dulunya, puskesmas baru sempat ditempati selama satu bulan. Namun karena fasilitasnya belum dilengkapi akhirnya kembali lagi ke Puskesmas lama. Banyak alat yang sudah didatangkan belum dipasang. “Informasi waktu itu, banyak yang belum diselesaikan. Meubeler belum ada, listrik enggak bisa dipakai. Saluran air tidak berfungsi. Instalasi AC juga juga tidak berfungsi. Akses jalan ke pintu masuk puskesmas juga buruk,”ulas Iwan.

Akhirnya bersama sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat, pihaknya memfasilitasi pertemuan dengan Bupati. Waktu itu, Bupati telah meminta Dikes untuk menindaklanjuti masalah ini. Termasuk membuat paving blok untuk jalan masuk ke Puskesmas. Namun sampai sekarang belum dilakukan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa, Abdul Malik S.Sos, yang dikonfirmasi terpisah terkait hal ini, mengatakan kondisi saat ini puskesmas sedang dalam proses difungsikan. Pihaknya sudah membagi tenaga yang akan melakukan pelayanan di puskesmas baru maupun puskesmas lama. Karena di puskesmas lama nantinya tetap akan ada pelayanan, walaupun  sifatnya untuk KIA. Sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan di ruang Bupati Sumbawa dengan warga di ruangan Bupati Sumbawa awal tahun 2020 lalu. “Kondisi saat ini kami sedang proses untuk pindah,”sebutnya.

Pihaknya sudah turun ke lokasi mengecek kondisi puskesmas dua minggu yang lalu. Karena ada beberapa alat yang hilang, contohnya mesin IPAL. Meskipun demikian, pihaknya sudah siap pindah ke puskesmas yang baru. Karena semua peralatan dan alat kesehatan sudah tersedia. “Kenapa kemarin kami tidak pindah, ada alat yang harus kita kalibrasi istilahnya, uji fungsi. Karena permasalahan di covid, teknisinya telat datang sesuai dengan jadwal. Tapi kondisi saat ini kami sudah siap pindah,” terangnya.

Ia juga sudah berkomunikasi dengan camat setempat dan camat mendukung agar puskesmas segera dimanfaatkan. Karena jalan masuk ke puskesmas sudah diperbaiki. Kemudian pihaknya mencoba memperbaiki alat-alat yang menurutnya tidak rusak, tetapi karena tidak fungsikan.  Sehingga tahapan yang dilakukan minggu ini minimal tenaga kesehatan sudah menempati rumah dinas terlebih dahulu. Rumah dinas coba difungsikan sambil membersihkan kondisi ruangan yang ada. Jadi pada prinsipnya pihaknya sudah siap dan puskesmas sudah siap ditempati. Jika tidak ada kendala, ditargetkan puskesmas dimanfaatkan pekan depan. “Minggu depan (target difungsikan). Kita harus bersihkan dulu lantainya yang sudah lama. Jika tidak ada hambatan yang berarti, kita akan coba minggu depan. Tenaga sudah kita bagi,”pungkasnya. (arn/ind) 

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional