Dibangun 2019, Proyek Puskesmas Ropang Belum Tuntas

Usman Yusuf. (Suara NTB/dok)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Puskesmas Ropang yang dikerjakan tahun 2019 lalu belum bisa dimanfaatkan untuk layanan kesehatan. Pasalnya proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kemenkes ini belum rampung. Saat ini masih terdapat sisa pengerjaan yang harus dituntaskan.

Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Usman Yusuf yang dikonfirmasi mengakui belum dilanjutkannya pembangunan puskesmas tersebut. Sampai saat ini, Pemda belum bisa menganggarkan kembali untuk pembangunan lanjutan puskesmas hingga selesai.  “Mungkin melalui koordinasi dengan Dikes, Inspektorat, APH, mungkin  ada langkah-langkah untuk kita bisa lanjutkan pembangunannya. Nanti kita bicarakan lebih lanjut ketersediaan anggarannya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Puskesmas Ropang ini penting untuk segera diselesaikan. Hal ini agar masyarakat setempat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan layak. Karena fasilitas ruangan di rumah dinas yang digunakan untuk pelayanan sementara kondisinya kurang baik dan mengalami beberapa kerusakan. Selain itu, akses jalan masuk dan penataan halaman juga belum layak. Kebetulan untuk Puskesmas Ropang ini ada dana sisa dari kontrak yang sudah menjadi silfa di APBD sebesar Rp 2,1 miliar. Mungkin bisa dimaksimalkan dana itu nantinya untuk  menyelesaikan bagian yang belum dikerjakan. Sehingga masyarakat setempat segera mendapatkan layanan kesehatan yang layak. “Kemarin kalau dari PPK yang sudah dikerjakan 53 persen. Karena dikerjakan tahun 2019 mungkin kondisinya sudah banyak yang rusak. Tahun 2020 tidak bisa dilanjutkan karena ada proses segala macam. Tahun 2021 pun belum bisa dianggarkan. Ini yang harus pengambilan kebijakan, legisatif maupun eksekutif bisa duduk bersama supaya bisa segera melanjutkan kembali pembangunan Puskesmas Ropang,” pungkasnya. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here