Dibakar 148.398 E-KTP

H. Ashari (Suara NTB/dok)

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan Pemda untuk membakar E-KTP yang rusak dan salah data. Di Pemprov NTB, sebanyak 148.398 keping E-KTP telah dibakar Pemda kabupaten/kota.

‘’Sudah kita musnahkan, kita bakar, banyak itu. Datanya ratusan ribu dimusnahkan. Sampai kemarin 148.398 KTP elektronik yang dimusnahkan,’’ sebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, Dr. H. Ashari, SH, MH dikonfirmasi Suara NTB, Jumat (21/12) siang.

Iklan

Ashari tak merincikan jumlah KTP elektronik yang dibakar atau dimusnahkan secara detail. Namun, dari 148.398 E-KTP yang telah dibakar,  paling banyak di Lombok Timur (Lotim). Ia menjelaskan pemusnahan E-KTP rusak tersebut untuk menghindari penyalahgunaan.

Terlebih, belakangan ini heboh tentang E-KTP yang tercecer di daerah lain. Dikatakan, banyak E-KTP rusak yang disimpan Dinas Dukcapil kabupaten/kota. Untuk menghindari kasus seperti daerah lain tak terjadi di NTB, maka semuanya dibakar.

Jumlah warga yang wajib KTP di NTB sebanyak 3.805.902 orang. Sampai dengan Agustus lalu, jumlah warga yang melakukan perekaman sebanyak 3.232.864 orang atau 84,94 persen. Saat ini, kata Ashari, perekaman E-KTP  sudah mencapai 95 persen.

‘’Insya Allah selesai sebelum Pemilu. Dinas Dukcapil sampai malam mengejar target perekaman, semua kabupaten. Seperti Sumbawa, Bima bahkan Lombok Timur sampai malam melakukan perekaman,’’ terangnya. (nas)