Diantar Pendukung, Mohan-Mujib dan Makmur-Ahda Mendaftar ke KPU

0
H. Mohan Roliskana bersama TGH. Mujiburrahman (HARUM) saat mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota di KPU Mataram, Jumat, 4 September 2020 pagi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Bakal pasangan Walikota dan Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana – TGH. Mujiburrahman (HARUM) dan H. Lalu Makmur Said dan H. Badruttaman Ahda (MUDA) mengambil kesempatan mendaftar di hari pertama, Jumat, 4 September 2020. Ratusan pendukung serta simpatisan mengantar proses pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram di Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan.

Pantauan Suara NTB, Mohan-Mujib tiba di Kantor KPU sekitar pukul 08.40 Wita. Mereka berjalan kaki dari depan kompleks perkantoran Lingkar Selatan dengan diiringi musik hadrah. Mohan terlihat mengenakan setelan jas biru dongker. Sementara, Mujib mengenakan jas putih dan jubah putih. Proses pendaftaran didampingi partai politik (parpol) pengusung serta ratusan pendukungan dan simpatisan.

IKLAN

Sementara itu, pasangan Makmur-Ahda (MUDA) bersama pendukung dan simpatisan berjalan dari monumen Mataram Metro menuju KPU. Makmur-Ahda tiba di Kantor KPU sekitar pukul 14.45 Wita dengan mengenakan pakaian biru berlogo garuda. Para pendukung terus memberikan dukungan dengan meneriakkan yel-yel.

H. Lalu Makmur Said dan H. Badruttaman Ahda (MUDA) saat mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota di KPU Mataram, Jumat, 4 September 2020 sore. (Suara NTB/cem)

Bakal Calon Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana dalam keterangan persnya menyampaikan, pihaknya telah menyerahkan syarat dukungan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram ke KPU sebagai penyelenggara Pilkada. Dokumen langsung diverifikasi dan diteliti kembali.

“Alhamdulillah, kami hari ini sudah menyerahkan dokumen untuk diverifikasi dan teliti langsung,” kata Mohan.

Dipilihnya hari Jumat untuk mendaftar karena syarat dukungan telah rampung. Pasca penetapan calon Mohan mengharapkan, kontestasi politik lima tahun ini dijadikan sebagai safari politik oleh masyarakat. Meskipun dinamika tinggi, ia menilai tergantung dari konstestan untuk memberi pendidikan politik. “Tergantung para kontestan dan cara berpolitk baik dan masyarakat akan menilai,” katanya mengingatkan.

Sementara, Makmur mengatakan, langkahnya hingga sampai pada proses pendaftaran di KPU tidak mudah. Dinamika politik sangat tinggi, tetapi bisa dilewati bersama.

“Sampai hari ini para pendukung mengantar kami ke KPU bukan saja untuk mendaftar. Tetapi lebih jauh dari itu adalah tujuannya sama mencapai kemenangan untuk Mataram Mentereng dan meluruskan kebaikan,” ujarnya.

Makmur mengapresiasi koalisi partai politik yakni Partai Gerindra, PKB,PKPI dan Berkarya senantiasa mendukung dalam setiap tahapan. “Sebentar lagi kami akan ditetapkan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram,” ucapnya.

Pada Pilkada ini, pasangan Makmur-Muda menawarkan kartu Pro-KES. Kartu yang bisa mengakses fasilitas kesehatan, ekonomi dan sosial. Kartu ini akan menjamin kesejahteraan, ekonomi dan sosial masyarakat.

“Ini bukan program baru. Ini sudah tertuang dalam RPJMD. Dan, kita melanjutkan agar anak-anak sekolah mendapatkan gratis,” katanya.

Makmur juga akan fokus menyelesaikan masalah persampahan di Kota Mataram. Tidak tuntasnya sampah karena adanya kesenjangan antara volume sampah dengan sarana penunjang lainnya. Pihaknya berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut dengan menyiapkan sarana-prasarana.

Belum Lengkap

Sementara itu, dokumen syarat dukungan yang diserahkan oleh Paket HARUM dan paket MUDA ke KPU dinyatakan memenuhi syarat. Akan tetapi kata Ketua KPU, M.Husni Abidin menyebutkan, berkas untuk paket HARUM belum lengkap. Pihaknya masih memberikan waktu perbaikan kepada Bapaslon.

“Untuk Paket HARUM ada berkas yang belum lengkap,” sebutnya.

Husni mencontohkan, surat pemberhentian H. Mujiburrahman sebagai anggota DPRD Kota Mataram. Pihaknya baru menerima surat pengunduran diri saja. Sementara, pemberhentian berdasarkan surat keputusan dari Gubernur. (cem)