Dianggarkan Rp 22 Miliar, Tender Paket Sandang Pangan Lotim Belum Jelas

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di tahun 2018 ini kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk pengadaan paket sandang pangan yang dihajatkan kepada 80 ribu warga miskin di Kabupaten Lotim. Namun, paket sandang pangan yang biasanya dibagikan pada bulan Ramadhan ini proses tendernya di Unit Layanan Pengadaan (ULP) belum jelas.

Dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 8 Mei 2018, Kepala Dinas Sosial Lotim, Ir. H. Mulyanto Tedjokusumo, mengaku sudah menyerahkan sepenuhnya penanganan paket sandang pangan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) yang sudah ditunjuk. Itu artinya, Dinas Sosial sifatnya hanya memantau untuk pengadaan paket tersebut. Disinggung terkait proses tender dilaksanakan usai pilkada dan lebaran, Mulyanto enggan memberikan komentar. Ia mengarahkan supaya proses tender dipertanyakan kepada PPK.

Iklan

Sebelumnya, Mulyanto menegaskan Pemkab Lotim untuk tahun 2018 ini kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk pengadaan paket sandang pangan terhadap 80 warga miskin di Lotim. Data pakir miskin yang layak mendapat bantuan sandang pangan yang ditargetkan dapat dibagikan pada bulan Ramadhan mendatang lantaran data calon penerima sudah diserahkan ke pemerintah desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Lotim untuk dilakukan verifikasi.

Disampaikannya, untuk pengadaan paket sandang pangan 2018, Dinas Sosial Lotim sudah melayangkan surat ke PPK untuk secepatnya diproses menjelang bulan Ramadhan supaya ada progres untuk pengadaan paket sandang pangan. Berdasarkan pengakuan PPK, katanya, ia sudah bersurat ke unit layangan pengadaan (ULP) menindaklanjuti surat dari Disos untuk secepatnya dilakukan proses lelang. (yon)